• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Chemistry
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Chemistry
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Penambahan Lanthanum Oxide Pada Analisis Kalsium dalam Sampel Susu Formula Menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (AAS)

    Thumbnail
    View/Open
    19923015.pdf (1.392Mb)
    Date
    2024
    Author
    Setiawan, Ade
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Telah dilakukan penelitian pengaruh penambahan lanthanum oxide pada analisis kalsium dalam sampel susu formula menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (AAS). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan lanthanum oxide (La2O3) pada analisis kalsium dalam susu formula dengan AAS serta menentukan validitas metode analisis kuantitatif kadar kalsium meliputi penentuan linieritas, limit deteksi (LOD), limit kuantifikasi (LOQ), presisi, akurasi, ketangguhan (ruggedness) dan ketahanan (robustness) sesuai persyaratan keberterimaan SNI ISO 17025. Pada tahap pertama, sampel susu formula sebanyak 0,5 g didestruksi kering dengan furnace pada suhu 500 oC sampai menjadi abu berwarna putih, bebas dari karbon. Selanjutnya sampel dilarutkan dengan 2 mL HCl 37% sambil dipanaskan di atas hotplate suhu 105 oC hingga larutan berwarna kekuningan lalu ditambahkan 5 mL akuades dan dimasukkan dalam labu ukur 100 mL diencerkan sampai tanda batas, kemudian dipipet sebanyak 1 mL ke dalam labu ukur 50 mL. Larutan yang didapat ditambah 5 mL larutan lanthanum oxide 2,7% lalu diencerkan dengan akuades sampai tanda batas sambil digojog agar homogen, kemudian diukur dengan Spektrofotometer Serapan Atom (AAS) pada panjang gelombang 422,7 nm. Berdasarkan analisis kadar kalsium (Ca) pada sampel susu formula, didapatkan nilai linieritas persamaan garis pengukuran standar sampel yaitu y = 0,1044x–0,0011, koefisien korelasi (r) sebesar 0,99995 dan koefisien determinasi (R2 ) sebesar 0,9999; LOD sebesar 0,00523 mg/L; LOQ sebesar 0,01745 mg/L; %RSD 1,4080% ≤ CV Horwitz 4,6046%; reproducibility 1,4080% ≤ 2/3 CV Horwitz 3,0697%; repeatability 1,4080% ≤ 1/2 CV Horwitz 2,3023%; %akurasi kadar kalsium CRM NIST pada rentang 99,11–101,88%; ruggedness dan robustness menunjukkan hasil yang baik. Berdasarkan data yang diperoleh disimpulkan bahwa penambahan lanthanum oxide memberikan pengaruh signifikan terhadap analisis kadar kalsium. Selain itu, metode analisis kadar kalsium dalam sampel susu formula dengan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (AAS) telah teruji valid.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/48670
    Collections
    • Master of Chemistry [72]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV