• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Evaluasi Kinerja Teknologi Anaerobic Baffled Reactor (Abr) Ipal Komunal Di Kecamatan Mlati Kabupaten Sleman D.I. Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    19513156.pdf (5.079Mb)
    Date
    2023
    Author
    Islami, Ainul
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kabupaten Sleman memiliki 144 IPAL Komunal, Pemantauan hanya dilakukan oleh instansi terkait pada awal beroperasinya 41 IPAL Komunal yang terdapat di provinsi D.I. Yogyakarta. Dari total 41 IPAL Komunal yang dipantau, 11 diantaranya berada di kabupaten Sleman. Diduga ada IPAL Komunal terbangun namun tidak berjalan dengan optimal penyebabnya kesalahan pembangunan, pengoperasian, pemeliharaan, dan lainnya. Pada penelitian ini dilakukan analisis ketimpangan dari faktor hidrolika mengenai hubungan debit dan waktu tinggal air limbah untuk mengetahui efektivitas kinerja teknologi Anaerobic Baffled Reactor (ABR) pada IPAL Komunal dikaitkan dengan efisiensi penyisihan COD. Debit rata- rata (Q average) pada pengujian langsung sebesar 0,28 L/detik atau sama dengan 24,1 m 3 /hari. Pada perhitungan kriteria desain debit rata-rata sebesar 34,56 m 3 /hari. Perbedaan debit manual dengan kriteria desain disebabkan oleh rendahnya rata-rata debit air limbah yang masuk ke IPAL. Pengujian waktu tinggal air limbah secara langsung selama 35,8 jam, berdasarkan kriteria desain waktu tinggal selama 46,7 jam, sedangkan pada metode tracer waktu tinggal selama 34 jam. Perbedaan pada ketiga hasil pengujian juga berkaitan dengan rendahnya debit yang masuk pada IPAL Komunal sehingga pengujian dilapangan tidak sebanding dengan kriteria desain. Hasil pengujian waktu tinggal air limbah menggunakan metode tracer efisiensi penyisihan COD pada bak Anaerobic Baffled Reactor (ABR) hanya mencapai 13% tidak sebanding dengan waktu tinggal 34 jam yang mampu mengefisiensi sebesar 66%. Berdasarkan data dapat disimpulkan bahwa bak Anaerobic Baffled Reactor (ABR) tidak berjalan dengan optimal dalam penurunan beban pencemar dilihat dari efisiensi penyisihan COD.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/48473
    Collections
    • Environmental Engineering [1831]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV