• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Textile Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Textile Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Optimasi Metode Degumming Pada Serat Daun Nipah Menggunakan Enzim Pektinase dan Natrium Bikarbonat

    Thumbnail
    View/Open
    20526027.pdf (3.413Mb)
    Date
    2023
    Author
    Medika K, Adella
    Farikhatur R, Azzah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Daun Nipah adalah daun yang berasal dari pohon nipah (Nypa fruticans) yang dapat dijumpai di daerah pesisir Kalimantan, terutama di Kalimantan Timur. Masyarakat mengatakan bahwa selama mereka membuat kerajinan anyaman dari daun nipah belum maksimal. Hal itu terjadi karena produk yang dihasilkan masih terdapat kekurangan yaitu daun nipah mengalami pengelupasan seiring berjalannya waktu. Untuk bisa mendapatkan hasil kerajinan dari daun nipah yang baik diperlukan proses pengolahan serat daun nipah yang terdiri dari beberapa tahap, salah satunya adalah proses degumming. Proses degumming merupakan proses penghilangan gum pada daun nipah. Proses degumming yang digunakan adalah secara kimiawi dan enzimatis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi pemberian treatment daun nipah dengan metode perendaman enzim pektinase dan natrium bikarbonat terhadap proses degumming dan mengetahui perubahan fisik dan mekanik daun nipah sebelum dan sesudah dilakukannya treatment. Proses degumming menggunakan larutan natrium bikarbonat dilakukan dengan merendam sampel daun nipah ke dalam larutan natrium bikarbonat dengan pH 5 selama 1 hari dan 4 hari. Degumming enzimatis dilakukan dengan merendam daun nipah muda ke dalam larutan enzim pektinase dengan pH 5 selama 1 hari di dalam suhu ruang. Setelah perendaman, sampel dicuci hingga bersih dan kemudian dikeringkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel yang dinilai paling baik dari segi kekuatan, warna dan lipatannya adalah sampel GG (bio-degumming enzimatis dengan menjemur nipah muda selama 3 hari lalu direndam pada larutan enzim pektinase selama 1 hari) dan sampel A1 (degumming kimiawi dengan menjemur nipah muda 1 hari lalu direndam natrium bikarbonat selama 3 hari).
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/48451
    Collections
    • Textile Engineering [17]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV