• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Psychology
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Psychology
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Adaptasi Dan Validasi Skala Save-9 (Stress and Anxiety Viral Epidemics) Untuk Tenaga Kesehatan Versi Indonesia

    Thumbnail
    View/Open
    20915015.pdf (2.483Mb)
    Date
    2023
    Author
    Natalia, Patrya Lora
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Sejak pandemi tenaga kesehatan mengalami peningkatan stress dan kecemasan. Sehingga adanya instrumen yang stabil dan teruji menjadi penting untuk digunakan sebagai skrining sekaligus instrumen penelitian. Namun belum ada instrumen untuk mengukur stress dan kecemasan khusus nakes yang diadaptasi dan divalidasi di Indonesia. Stres and Anxiety Viral Epidemics (SAVE-9) untuk nakes merupakan instrumen yang stabil dan telah teruji di beberapa negara. Adaptasi dilakukan menggunakan prosedur International Test Commission (ITC) edisi kedua. Hasil penelitian menunjukkan adaptasi SAVE-9 versi Indonesia memiliki face validity yang memuaskan dengan FVI ≥ 0.83 ((I-FVI = 0.9 – 1, S- FVI/Ave = 0.98, S-FVI/UA = 0.89). SAVE-9 memiliki internal konsistensi yang baik dengan koefisien Cronbach alpha sebesar 0.830. Pada uji validitas konstruk dengan Confirmatory Factor Analysis, SAVE-9 memiliki kecocokan model yang baik pada model first-order maupun second-order dengan excellent fit pada GFI, SRMR (GFI = 0.980, SRMR = 0.049) serta good fit pada NFI, RMSEA, CFI, NNFI, TLI dan PNFI (NFI = 0.914, RMSEA = 0.074, CFI = 0.948, NNFI & TLI = 0.928, PNFI = 0.660 pada first-order, GFI = 0.980, SRMR = 0.049) dan good fit pada NFI, RMSEA, CFI, NNFI, TLI dan PNFI (NFI = 0.914, RMSEA = 0.076, CFI = 0.946, NNFI & TLI = 0.923, PNFI = 0.635 pada second-order). SAVE-9 juga memiliki validitas konvergen yang baik dengan hasil signifikan (p < 0.01) dan berkorelasi positif pada FCV- 19 (r = 0.551), IUS-12 (r = 0.486), GAD-7 (r = 0.429), dan PHQ-9 (r = 0.472). Validitas diskriminan yang baik juga ditunjukkan berdasarkan model dua faktor (RMSEA=0.062, CFI=0.763, NFI=0.618, NNFI=0.739, TLI=0.739, PNFI=0.562) memperoleh hasil lebih baik dibandingkan dengan model satu faktor (RMSEA = 0.062, CFI=0.677, NFI=0.550, NNFI=0.647, TLI=0.647, PNFI=0.502) antara SAVE-9 dan MC-SDS. Adapun cut-off (titik batas) SAVE-9 teroptimal sebesar 16.5 dengan validitas tinggi pada nilai sensitivitas dan spesifisitas (AUC=0.735, sensitivitas=0.698, spesifisitas=0.686). Hal ini menunjukkan SAVE-9 dapat dipertimbangkan penggunaannya sebagai alat skrining stress dan kecemasan terkait wabah oleh praktisi psikolog klinis atau psikiater.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/48403
    Collections
    • Master of Psychology [495]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV