Show simple item record

dc.contributor.authorRohman, Tomi Fauzi
dc.date.accessioned2024-03-15T03:08:13Z
dc.date.available2024-03-15T03:08:13Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/48352
dc.description.abstractPerkembangan dunia industri di Indonesia saat ini semakin pesat dan ketat dalam hal persaingan bisnis, persaingan bisnis yang sengit menekankan kepada para pelaku industri untuk terus mempertahankan mutu dan terus menciptakan inovasi dalam semua aspek. PT. Yamaha Indonesia (PT. YI) adalah perusahaan penghasil produk alat musik piano, piano yang diproduksi merupakan piano tipe Up Right dan Grand Piano yang beragam jenis model dan warna. Section Sanding Panel GP merupakan kelompok yang bertugas melakukan penghalusan setelah kabinet dilakukan pengecatan. Berdasarkan data reject pada section Sanding Panel GP masih terdapat persentase cacat yang melebihi target perusahaan dengan penurunan 30%. Pada periode Januari-Juni 2023 terdapat temuan cacat pada section Sanding Panel GP memiliki rata-rata 2,2% (419 pcs) yang belum mencapai target cacat sebesar 1,5% (293 pcs). Oleh karena itu, untuk meningkatkan kualitas dan mengurangi kabinet cacat diperlukan adanya perbaikan dengan menggunakan metode Six Sigma dengan siklus DMAI (Define, Measure, Analyze dan Improve) untuk mengetahui karakteristik cacat dari produk, faktor yang menyebabkan cacat pada produk dan perbaikan terhadap faktor penyebab cacat tersebut dan metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) untuk mengidentifikasi potensi kegagalan berdasarkan nilai RPN. Hasil dari penelitian dari Januari 2023 sampai Juni 2023 didapatkan nilai DPMO sebesar 5465,58 dan nilai Sigma sebesar 4,06. Melalui identifikasi menggunakan diagram pareto pada proses Sanding Panel GP dapat disimpulkan bahwa cacat muke permukaan merupakan jenis temuan tertinggi yang paling dominan dengan persentase 60%. Penyebab cacat muke permukaan diidentifikasi melalui diagram fishbone untuk mengetahui akar penyebab masalahnya. Kemudian dianalisis menggunakan FMEA, dan diketahui nilai RPN tertinggi yaitu cat kabinet yang memiliki kotor dengan nilai RPN sebesar 196, Kabinet dengan cat tipis lolos pengiriman dengan nilai RPN sebesar 168 dan Setting jig kurang tepat dengan nilai RPN sebesar 150.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectSix Sigmaen_US
dc.subjectDMAIen_US
dc.subjectFMEAen_US
dc.subject5W+1Hen_US
dc.subjectKaizenen_US
dc.titleAnalisis Pengendalian Kualitas Pada Section Sanding Panel GP dengan Menggunakan Six Sigma dan Failure Mode and Effect Analysis (Fmea) (Studi Kasus: Pt. Yamaha Indonesia)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19522235


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record