• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Student Papers | Makalah Mahasiswa
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Student Papers | Makalah Mahasiswa
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Praktik Pembagian Waris pada Masyarakat Muslim di Desa Karang Tengah Imogiri dalam Perspektif Sosiologi Hukum Islam

    Thumbnail
    View/Open
    21913082.pdf (2.536Mb)
    Date
    2023
    Author
    Muhammad, Hasman Zhafiri
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pembagian waris adat Desa Karang Tengah Imogiri Bantul serta menganalisis melalui perspektif Sosiologi Hukum Islam. Salah satu daerah yang masih mengimplementasikan hukum adat adalah Desa Karang Tengah Kecamatan Imogiri Bantul. Dari sini penulis berusaha untuk menguraikan bagaimana pembagian waris adat Desa Karang Tengah perspektif sosiologi hukum Islam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan jenis kualitatif deskriptif menggunakan pendekatan yuridis-empiris sosiologi hukum Islam. Paradigma penelitian yang digunakan adalah kualitatif konstruktivisme. Subjek penelitian terdiri dari tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh agama. Teknik penelitian informan dilakukan dengan purposive sampling dan metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya pembagian waris adat yang dilakukan oleh masyarakat Desa Karang Tengah masih berdasarkan pemahaman keagamaannya. Praktik waris tersebut dengan cara musyawarah, dibagi sama rata dan adakalanya melebihkan ahli waris melalui harta gantungan, hal yang demikian merupakan pemahaman keagamaan dari masyarakat dan sudah menjadi bagian dari adat bagi masyarakat Desa Karang Tengah. Serta apa yang dilakukan oleh masyarakat Desa Karang Tengah ini merupakan cara mereka untuk mengurangi potensi konflik dalam masyarakat. Pada kasus yang terjadi di Desa Karang Tengah pembagian warisan dengan cara sama rata menurut adat ini merupakan cara yang paling efektif dan paling aman agar tidak terjadi pertikaian.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/48148
    Collections
    • Master of Islamic Studies [181]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV