Show simple item record

dc.contributor.authorIzzaty, Mutiyana
dc.date.accessioned2024-03-05T06:53:42Z
dc.date.available2024-03-05T06:53:42Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/47996
dc.description.abstractKrisis pangan merupakan sebuah isu kemanusiaan yang keadaannya sangat darurat karena menyangkut kehidupan manusia.Krisis pangan di Sudan pada tahun 2020 merupakan krisis pangan darurat internasional yang mana disebabkan oleh covid 19,dan banjir bandang. Mayoritas masyarakat Sudan tidak mendapatkan akses pangan yang cukup akibat rusaknya pertanian,kurangnya produksi bahan makanan pokok dan tingginya harga bahan makanan pokok. Keadaan yang sangat memprihatinkan ini membuat pemerintah Sudan kewalahan dalam menangani permasalahan krisis pangan Sudan,dimana usaha pemerintah Sudan mengalami kegagalan dalam mengatasi isu krisis pangan. Adanya hal tersebut,tentunya organisasi internasional dunia bidang pangan dan pertanian yaitu FAO ( Food And Agriculture Organizations) turun tangan untuk membantu meringankan Sudan dalam menghadapi krisis pangan.FAO melakukan berbagai kegiatan dan program untuk mengatasi krisis pangan Sudan dan tidak luput dari kerja sama dari berbagai aktor. Dalam kasus ini menarik untuk dibahas terkait krisis kemanusiaan yang darurat yang terjadi di Sudan melalui teori peran organisasi internasional Joachim.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectSudanen_US
dc.subjectKrisis Panganen_US
dc.subjectCovid-19en_US
dc.subjectFAOen_US
dc.subjectKelaparanen_US
dc.subjectKeamanan Manusiaen_US
dc.titleImplementasi Ketahanan Pangan dan Pertanian oleh FAO pada Isu Krisis Pangan di Sudan Tahun 2020-2022en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20323117


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record