Show simple item record

dc.contributor.authorFahlefi, Erdin
dc.date.accessioned2024-02-28T11:39:44Z
dc.date.available2024-02-28T11:39:44Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/47764
dc.description.abstractDalam pengadaan konstruksi di Indonesia masih terdapat deviasi pada proses lelang. Deviasi disebabkan oleh adanya kesempatan ketika proses lelang konstruksi. Para pihak penyedia jasa saling mencari kesempatan untuk mencari keuntungan pribadi maupun kelompok ataupun yang melakukan deviasi tersebut. Hal ini menyebabkan terjadinya kerugian negara akibat adanya deviasi pada proses lelang konstruksi. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data – data dari Lembaga yang memiliki kewenangan dalam memutuskan terjadi atau tidak deviasi pada proses lelang adalah Komisi Pengawas Persaingan Usaha Republik Indonesia (KPPU RI). Penelitian ini menggunakan kuesioner untuk mengetahui seberapa besar penyebab dan dampak terhadap kerugian negara yang diakibatkan terjadinya deviasi pada proses lelang dan menggunakan metode regresi sederhana untuk mengatahui korelasi antara variable x (nilai HPS) dan variable y (nilai denda), Probability And Impact Matrix untuk mengetahui besaran kontribusi dari penyebab dan dampak dari deviasi setiap kasus dilakukan menggunakan dengan pendekatan case base analysis. Terdapat 12 jenis deviasi berdasarkan putusan kasus. Dampak deviasi yang terjadi pada pengadaan konstruksi adalah kerugian secara materil dan immateriil. Penyebab deviasi pada pengadaan konstruksi diakibatkan empat faktor yaitu faktor ingin memperoleh keuntungan pribadi atau kelompok, adanya kesempatan, adanya tekanan dan iklim usaha. Nilai R Square didapat sebesar 0.34563482 kategori cukup kuat, tingkat persaingan pada paket pekerjaan terhadap jumlah peserta diakibat oleh jenis profil UMKM perusahaan, deviasi paling banyak pada paket pekerjaan jalan dan jembatan berjumlah 28 kasus dari total 40 kasus putusan dan mempunyai deviasi 12 jenis dan konstribusi terbesar terjadinya deviasi adalah persekongkolan gabungan dan persekongkolan vertikal dengan nilai sebesar 11.38%.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPengadaan Konstruksien_US
dc.subjectDeviasien_US
dc.subjectProbability And Impacten_US
dc.titleStudi Deviasi Penerapan Aspek Hukum Pengadaan Konstruksien_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21914008


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record