Pendekatan Lunak (Soft Approach) BNPT Terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (Kkb) di Papua Tahun 2018-2021
Abstract
Konflik yang terjadi di Papua dengan Kelompok Kriminal Bersenjata
(KKB) sebagai aktor utamanya masih terus berlangsung hingga saat ini. Sudah
banyak korban jiwa , kerusakan infrastruktur, hingga terganggunya perekonomian
di Papua akibat aksi serangan yang dilakukan oleh KKB. Pemerintah Indonesia
kemudian mengambil langkah tegas, dengan menetapkan KKB sebagai sebuah
kelompok teroris yang secara sah dan meyakinkan bertanggung jawab atas konflik
yang terjadi. Penetapan KKB menjadi kelompok teroris membuat BNPT memiliki
tanggung jawab dalam arah penyelesaian konflik ke depan. Penelitian ini
menggunakan konsep soft approach dalam penanggulangan terorisme. BNPT
menggunakan pendekatan lunak atau soft approach dalam menangani konflik yang
terjadi di Papua. Penggunaan soft approach oleh BNPT dilakukan karena
penggunaan strategi represif yang sebelumnya digunakan itu masih belum berhasil,
dan memakan anggaran yang banyak. BNPT mengedepankan sifat humanisme
dalam menghadapi konflik yang terjadi, seperti berdialog dengan masyarakat, serta
menerapkan output dari strategi soft approach tersebut berupa disengagement dan
deradicalization terhadap anggota KKB yang kembali ke pangkuan NKRI.
Collections
- International Relations [927]
