• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2023 #SERIES 11
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2023 #SERIES 11
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PENGARUH ORIENTASI BANGUNAN DAN WWR TERHADAP NILAI OTTV PADA BANGUNAN HOTEL

    Thumbnail
    View/Open
    109 SAKAPARI 11_Muhammad Zus’an A, Dyah Hendrawati.pdf (737.4Kb)
    Date
    2023-07-25
    Author
    Zus’an A, Muhammad
    Hendrawati, Dyah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pada masa ini, energi menjadi kebutuhan yang sangat penting dalam kehidupan. Penggunaan energi yang berlebih akan menyebabkan kerusakan pada alam seperti gas rumah kaca dan pemanasan global serta sumber energi yang akan semakin berkurang. Efisiensi energi menjadi penting sebagai solusi berkelanjutan dalam upaya mengurangi dampak kerusakan tersebut. Hotel saat ini menjadi tipologi bangunan yang semakin kompleks karena fungsinya tidak lagi hanya untuk menginap, namun juga bekerja. Salah satu Langkah awal dalam desain adalah menghitung nilai OTTV sesuai dengan standar yang berlaku. Green Building Council Indonesia (GBCI) sebagai salah satu organisasi yang menetapkan standar nilai OTTV sebesar 35 W/m2 sesuai dengan SNI 03- 6389-2011. Beberapa strategi yang dapat dilakukan adalah penentuan orientasi massa dan menentukan besara WWR pada bangunan. Penelitian ini menggunakan metode uji coba dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil yang didapatkan bahwa orientasi 2 yaitu tenggara, timur laut, barat daya, dan barat laut memberikan dampak terhadap nilai maksimal OTTV. Selain itu WWR, material kaca, dan alat pembayangan juga turut menjadi faktor yang menurunkan nilai OTTV. Alternatif tersebut menghasilkan nilai OTTV terbaik yaitu degan menggunakan bukaan 150x270 cm, dengan kaca Stopsol classic dark blue #2 6 mm menghasilkan 19,19 Watt/m2.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/47250
    Collections
    • SAKAPARI 2023 #SERIES 11 [95]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV