• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2023 #SERIES 12
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2023 #SERIES 12
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS EFEKTIVITAS SECONDARY SKIN TERHADAP NILAI OTTV DAN PENCAHAYAAN ALAMI PADA RUANG AUDITORIUM FIAI UII

    Thumbnail
    View/Open
    015 SAKAPARI 12_Andi Saifulhaq, Dyah Hendrawati, Kevin Ananda.pdf (1.268Mb)
    Date
    2023-09-21
    Author
    Saifulhaq, Andi
    Hendrawati, Dyah
    Ananda, Kevin
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Konservasi energi merupakan prioritas bagi Indonesia dalam mengurangi konsumsi energi, khususnya dalam sektor bangunan yang memiliki potensi tinggi. Standar SNI 03-6389-2011 menetapkan batasan maksimum OTTV sebesar 35 W/m2 untuk mendukung upaya konservasi energi dalam perancangan selubung bangunan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan simulasi velux dan tabel OTTV PUPR untuk menguji pengaruh penggunaan secondary skin pada bangunan. Pengukuran OTTV dilakukan pada dua sisi bangunan, yaitu dari sisi barat dan timur, dengan dan tanpa secondary skin. Analisis data melibatkan 2 tipe secondary skin untuk mandapatkan hasil OTTV yang sudah sesuai SNI dan pengaruh 2 tipe secondary skin terhadap pencahayaan alami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk dan konfigurasi grid secondary skin mempengaruhi penurunan nilai pencahayaan di dalam ruang. Perancangan sistem fenestrasi dan penggunaan grid secondary skin dengan WWR yang sama menjadi faktor yang berperan di dalam menentukan nilai OTTV yang dihasilkan oleh ruang auditorium FIAI, dimana sistem fenestrasi, grid, dan bentuk secondary skin yang berbeda memberikan hasil yang berbeda. Penggunaan secondary skin FIAI belum memenuhi standar OTTV, namun telah memenuhi standar pencahayaan alami, namun dengan penggunaan desain secondary skin yang berbeda dapat memenuhi standar baik OTTV maupun pencahayaan alami.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/47213
    Collections
    • SAKAPARI 2023 #SERIES 12 [30]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV