• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2023 #SERIES 12
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2023 #SERIES 12
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    REVITALISASI BENTENG VREDEBURG SEBAGAI WISATA SEJARAH SECARA TOLAK UKUR GBCI ASD

    Thumbnail
    View/Open
    014 SAKAPARI 12_Hafiza Denisya Chairani, Tony Kunto Wibisono, Bryan Putra Parsada Sinaga.pdf (760.8Kb)
    Date
    2023-09-21
    Author
    Chairani, Hafiza Denisya
    Wibisono, Tony Kunto
    Sinaga, Bryan Putra Parsada
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    DIY merupakan daerah pariwisata yang mengalami peningkatan pembangunan gedung dan perluasan infrastruktur jalan, penting untuk menjaga nilai sejarah keaslian arsitektur lama di dalamnya. Green Building dapat menjadi solusi inovasi bangunan ramah lingkungan, khusunya di situs pariwisata seperti Benteng Vredeburg. Meskipun telah dilakukan revitalisasi pada beberapa bangunan di dalamnya, pengupayaan mempertahankan sejarah dan karakteristik asli benteng menjadi urgensi penelitian ini. Konsep revitalisasi sejalan dengan unsur keberlanjutan yang di dalamnya menerapkan adaptive reuse. Kriteria keberlanjutan di Indonesia diperoleh berdasarkan penilaian GBCI. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif melalui pendekatan kualitatif observatif untuk mengevaluasi penerapan konsep Green Building pada revitalisasi lansekap Benteng Vredeburg DIY berdasarkan adaptive reuse. Evaluasi berdasarkan lansekap benteng menggunakan kriteria standar ASD (Appropriate Site Development) yang merupakan salah satu aspek lingkungan hijau oleh GBCI, kriteria penilaian dalam penelitian adalah ASD 1, ASD 2, ASD 6, dan ASD 7. Berdasarkan analisa eksisting, benteng Vredeburg belum memenuhi standar tersebut dengan total skor 7. Hasil setelah melakukan Revitalisasi berdasarkan adaptive reuse menggunakan kriteria ASD yang sama mendapatkan skor sebesar 11 dari total 14 skor. Strategi revitalisasi menggunakan ASD GBCI sejalan dengan konsep adaptive reuse, memperoleh hasil lansekap berintegritas budaya lokal dalam vegetasi yang diterapkan, keberlanjutan lingkungan, inklusi masyarakat, efisiensi energi, dan pengelolaan limbah.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/47212
    Collections
    • SAKAPARI 2023 #SERIES 12 [30]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV