• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2023 #SERIES 11
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2023 #SERIES 11
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    REDESAIN BANGUNAN BALAI DESA ADIWARNO UNTUK EFEKTIVITAS TATA RUANG BERDASARKAN KEGIATAN MASYARAKAT DENGAN PENDEKATAN ADAPTIVE REUSE

    Thumbnail
    View/Open
    046 SAKAPARI 11_Thoriq Al Kautsar Malawai, Noor Cholis Idham.pdf (887.7Kb)
    Date
    2023-07-25
    Author
    Malawai, Thoriq Al Kautsar
    Idham, Noor Cholis
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Desa Adiwarno merupakan salah satu desa yang terdapat di Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen. Seperti desa umumnya balai desa Adiwarno ini seringkali dijadikan tempat penyelenggaraan acara masyarakat mulai dari kegiatan bulanan hingga tahunan. Akan tetapi efektifitas kerja pegawai menjadi masalah yang dihadapi karena memiliki luasan ruang kerja yang tidak mengikuti standar sehingga menimbulkan malfungsi ruang. Dampak dari kekurangan tersebut menyebabkan ketidaknyamanan pegawai pada saat bekerja maupun saat kedatangan tamu dan acara yang melibatkan masyarakat. Berdasarkan permasalahan di atas maka dibutuhkan redesain dengan pendekatan adaptive reuse yang mengikuti standar yang berlaku agar lebih efektif dan efisien dari segi aktivitas, kenyamanan, maupun biaya. Dalam proses perancangan dilakukan pengambialan data primer dan sekunder yaitu berupa denah dan mewawancarai 3 orang pegawai untuk mendapatkan data jam kerja dan kegiatan yang dilakukan di balai desa hingga kenyamanan dalam penggunaan balai tersebut. Data tersebut diolah dan dikomparasikan dengan standar ukuran ruang, kemudian dilakukan redesain yang menggunakan struktur bangunan sebelumnya atau metode adaptive reuse. Layout ruang yang diubah meliputi aula, ruang kerja, toilet, dan dapur. Sedangkan penambahan ruang meliputi musholla, lobi, dan janitor. Langgam Jawa juga dimasukkan dalam desain untuk mengangkat kesan tradisional namun tidak dirancang kaku melainkan asimetris serta bertujuan menyesuaikan tipologi bangunan sekitar.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/47196
    Collections
    • SAKAPARI 2023 #SERIES 11 [95]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV