• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Student Papers | Makalah Mahasiswa
    • Faculty of Law
    • Master of Public Notary
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Student Papers | Makalah Mahasiswa
    • Faculty of Law
    • Master of Public Notary
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penegakan Kode Etik Notaris Oleh Dewan Kehormatan terhadap Pelanggaran Besaran Honorarium Notaris di Kabupaten Kutai Timur

    Thumbnail
    View/Open
    20921057.pdf (1.972Mb)
    Date
    2023
    Author
    Anjulika, Apriliana Putri
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Tesis ini meneliti tentang honorarium notaris dengan fokus masalah, sebagai berikut: Pertama: apa yang menjadi dasar dari perkumpulan notaris di Kabupaten Kutai Timur dalam menentukan besaran honorarium notaris. Kedua: bagaimana Dewan Kehormatan menegakan Kode Etik Notaris terhadap pelanggaran batas minimal honorarium notaris di Kabupaten Kutai Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif yang didukung dengan keterangan narasumber dan dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan undang-undang dan pendekatan konseptual. Adapun hasil dari penelitian ini, Pertama: bahwa besaran honorarium notaris berdasarkan pada batas minimal dan batas maksimal. Adapun faktor penentu besaran batas maksimal honorarium notaris di Kabupaten Kutai Timur berdasarkan pada undang-undang yang berlaku yaitu UUJN dan faktor-faktor penentu besaran batas minimal honorarium notaris di Kabupaten Kutai Timur ialah berdasarkan pada undang-undang yang berlaku, kondisi perekonomian daerah, dan berdasar pada ekonomi klien. Kedua: penegakan kode etik notaris terhadap pelanggaran batas minimal honorarium notaris oleh Dewan Kehormatan Daerah Kabupaten Kutai Timur adalah dengan melakukan pengawasan dan pembinaan yang bersifat preventif (pencegahan) dan kuratif (penindakan). Adapun upaya kuratif dilakukan dengan menjatuhkan sanksi pada notaris di Kabupaten Kutai Timur yang melakukan pelanggaran honorarium adalah berupa teguran lisan. Sanksi tersebut tergolong sanksi ringan karena dalam penerapannya ditemukan kendala yaitu adanya rasa senasib seperjuangan pada rekan sejawat. Saran peneliti adalah Organisasi Notaris (INI) berperang penting dalam ketaatan anggotanya, maka pemberian sanksi terhadap Notaris yang melanggar harus di terapkan secara tegas agar dapat memberikan efek jera dan mencegah terjadinya pengulangan pelanggaran Kode Etik, serta mendukung penerapan UUJN dan Kode Etik Notaris.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/47137
    Collections
    • Master of Public Notary [144]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV