• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Pengendalian Risiko Kecelakaan Kerja pada Proses Instalasi Panel Surya dengan menggunakan Metode Hirarc (Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control) (Studi Kasus: PT. Omaja Power)

    Thumbnail
    View/Open
    19522260.pdf (1.290Mb)
    Date
    2023
    Author
    Hansabila, Putri
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    PT Orangiro Makmur Jaya (OMAJA POWER) telah berdiri pada tahun 2021 yang bergerak di bidang jasa yaitu instalasi pemasangan energi terbarukan dan sistem otomasi yaitu panel surya. Alur proses pemasangan instalasi panel surya dimulai dari pengambilan/pemindahan material, bongkar pasang scaffolding, pasang railing dan PV Modul, lalu instalasi kelistrikan. Pada proyek ini memiliki kecelakaan kerja dengan jumlah 13 potensi bahaya. Proyek ini telah dijalankan cukup lama tetapi belum pernah adanya penilaian keselamatan kesehatan kerja sebelumnya, penyediaan APD terbatas dan kesadaran para pekerja akan pentingnya keselamatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi risiko bahaya yang terdapat pada proses produksi PT. Omaja Power, menentukan tingkat risiko, dan memberikan usulan penanganan risiko (risk treatment) terhadap K3 yang terjadi pada proses pemasangan panel surya pada PT. Omaja Power. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan perhitungan dari metode HIRARC. Hasil yang diperoleh yaitu terdapat 13 potensi bahya dengan kategori extreme sejumlah 2 dengan persentase 15%, kategori high sejumlah 3 dengan persentaase 23%, kaegori moderate sejumlah 3 dengan persentase 23%, dan unutk kategori low sejumlah 5 dengan persentase 39%. Sran rekomendasi pengendalian yang dilakukan adalah pada risiko tinggi yaitu pada tahap administrative control dan APD. Pada tahap administrative control yaitu dengan safety induction, toolbox meeting, notification board, meningkatkan kesadaran pekerja terhadap K3 melalui poster terkait himbauan penggunaan APD, dan alat derek. Sedangkan pada APD adalah penyediaan APD, yakni pakaian kerja, safety helm, safety shoes, dan safety harness.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/47126
    Collections
    • Industrial Engineering [2835]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV