• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2023 #SERIES 12
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2023 #SERIES 12
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    KELAYAKAN RAMMED EARTH SEBAGAI MATERIAL ART GALLERY DALAM MENGAKOMODIR KENYAMANAN VISUAL DALAM ASPEK PENCAHAYAAN ALAMI

    Thumbnail
    View/Open
    024 SAKAPARI 12_Irfan Hafid Dwiriyanto, Faiz Suprahman, Pratiwi Dyah Puspitasari.pdf (1.043Mb)
    Date
    2023-09-21
    Author
    Dwiriyanto, Irfan Hafid
    Suprahman, Faiz
    Puspitasari, Pratiwi Dyah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Bangunan berperan besar pada kehidupan manusia dalam memfasilitasi suatu komunitas, kesehatan, mendukung kegiatan, pendidikan dan bisnis. Tidak hanya kegiatan komersil saja bangunan juga memberi pengaruh pada pameran karya seni. Seperti yang diketahui banyak sekali keberagaman seni dan budaya yang beragam di Indonesia, dari seni dan budaya yang berupa gambar, memilki tekstur, hingga pementasan drama tentu memerlukan wadah sebagai naungan untuk karya itu ditampilkan dan dipajang dengan maksud masyarakat dapat melihat seni dan kebudayaan tersebut. Dalam penampilan karya diperlukan pencahayaan yang optimal untuk memperlihatkan detail dalam sebuah karya, namun tidak lupa juga memperhatikan kenyamanan manusia. Detail cahaya dan kenyamanan pengunjung dipengaruhi oleh bangunan, dimana bangunan tersebut memiliki material yang tak hanya kuat menahan beban, tapi juga memberikan nilai estetis, dan mengakomodir kenyamanan. Bangunan yang menggunakan beberapa jenis tanah yang dipadatkan dan digabung lapis demi lapis dengan metode tamping untuk menghasilkan dinding dengan tekstur dan warna yang khas merupakan konsep dari Rammed Earth. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan perbandingan kualitas cahaya dalam ruangan dengan menggunakan dinding biasa dengan Rammed Earth dengan tujuan mengetahui apakah layak rammed earth layak dijadikan sebagai material pengganti untuk galeri seni.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/47029
    Collections
    • SAKAPARI 2023 #SERIES 12 [30]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV