• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2023 #SERIES 11
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2023 #SERIES 11
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ELEMEN PATH PEMBENTUK CITRA KOTA PADA JALUR PANGGUNG KRAPYAK SEBAGAI SUMBU FILOSOFI YOGYAKARTA

    Thumbnail
    View/Open
    030 SAKAPARI 11_Prasista Arsa Wisista, Hanif Budiman, dan Mode Jutta Dewi Haryono.pdf (1.350Mb)
    Date
    2023-07-25
    Author
    Wisista, Prasista Arsa
    Budiman, Hanif
    Haryono, Mode Jutta Dewi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Panggung Krapyak merupakan awal dari tiga titik susunan sumbu filosofi antara Panggung Krapyak-Keraton-Tugu. Keberadaan Sumbu Filosofi terutama pada jalur Plengkung Gading dengan Panggung Krapyak memberikan sebuah ciri khas yang menjadi ikon identitas kota Yogyakarta dari masa ke masa sehingga memberikan dampak yang cukup besar dalam berbagai sektor di kawasan Krapyak. Namun, dengan terpenuhinya akomodasi dari berbagai sektor di kawasan Krapyak berdampak pada perubahan fungsi dan karakteristik bangunan yang dapat melemahkan citra kota. Untuk mengidentifikasi perubahan fungsi ruang pada Path sebagai elemen pembentuk citra kota pada jalur Panggung Krapyak dilakukanlah sebuah kajian ini. Selain itu, fakta nilai citra kota yang ada pada jalur Kawasan Krapyak sebagai Warisan Dunia “The Cosmological Axis of Yogyakarta and Its Historic Landmarks” juga diidentifikasi melalui penelitian ini. Secara pokok, pengumpulan data dilakukan dengan dua cara, yaitu secara langsung dan tidak langsung. Studi ini mengkaji bagaimana ciri-ciri path dapat dilihat pada jalur Panggung Krapyak hingga Alun-Alun Selatan sebagai Sumbu Filosofi dengan cara studi lapangan pada lokasi observasi dengan menggunakan teori Kevin Lynch. Pada kenyataannya, sumbu tersebut mengalami penurunan identitas kota dan karakter akibat adanya pembangunan yang kurang terkontrol yang mampu mengurangi kualitas estetika dan visual dari streetscape yang mampu mempengaruhi persepsi karakter dan identitas kota yang dirasakan oleh pengguna jejalur tersebut.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/46982
    Collections
    • SAKAPARI 2023 #SERIES 11 [95]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV