Show simple item record

dc.contributor.authorAwalina, Ikrimah Anis
dc.contributor.authorBudiman, Hanif
dc.contributor.authorHaryono, Mode Jutta
dc.date.accessioned2024-01-24T03:15:40Z
dc.date.available2024-01-24T03:15:40Z
dc.date.issued2023-07-25
dc.identifier.issn2964-8483
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/46935
dc.description.abstractSketsa merupakan hal yang penting untuk mempresentasikan kepada client karena, melalui sketsa, klien lebih mudah untuk memahami sebuah karya yang sedang dipresentasikan. Sketsa lebih mudah digunakan untuk mendemonstrasikan proyek atau karya daripada membukanya di komputer atau laptop dan menggunakan perangkat lunak arsitektur 3 dimensi (software). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif freehand drawing untuk presentasi kepada klien oleh arsitek. Satu gambar bernilai ribuan kata, menurut C. Leslie Martin (1968), dan bahasa gambar jauh lebih komunikatif daripada bahasa tulisan. Teori lain yaitu Roland Barthes menyebut semiologi adalah metoda fundamental untuk kritik ideologi, jadi semiologi dibalik komuikasi yaitu alat untuk megungkapkan makna dibalik tanda atau simbol dalam pesan. Wawancara kepada 3 narasumber (arsitek dan 1 kontraktor) mengenai peran freehand drawing sebagai alat komunikasi untuk menyampaikan sebuah karya dalam presentasi dilakukan dan dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Melalui penelitian ini didapati bahwa peran freehand drawing bagi narasumber disikapi secara berbeda-beda, artinya tidak sepenuhnya freehand drawing disukai oleh semua orang untuk mempresentasikan karyanya kepada cilent mereka.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.relation.ispartofseriesSAKAPARI 11;
dc.subjectkomunikasien_US
dc.subjectsketsaen_US
dc.subjectsoftwareen_US
dc.titlePERAN FREEHAND DRAWING SEBAGAI ALAT KOMUNIKASI UNTUK MENYAMPAIKAN SEBUAH KARYA DALAM PRESENTASI KEPADA CLIENTen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record