| dc.description.abstract | Sketsa merupakan hal yang penting untuk mempresentasikan kepada client karena, melalui sketsa, klien lebih mudah untuk memahami sebuah karya yang sedang dipresentasikan. Sketsa lebih mudah digunakan untuk mendemonstrasikan proyek atau karya daripada membukanya di komputer atau laptop dan menggunakan perangkat lunak arsitektur 3 dimensi (software). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif freehand drawing untuk presentasi kepada klien oleh arsitek. Satu gambar bernilai ribuan kata, menurut C. Leslie Martin (1968), dan bahasa gambar jauh lebih komunikatif daripada bahasa tulisan. Teori lain yaitu Roland Barthes menyebut semiologi adalah metoda fundamental untuk kritik ideologi, jadi semiologi dibalik komuikasi yaitu alat untuk megungkapkan makna dibalik tanda atau simbol dalam pesan. Wawancara kepada 3 narasumber (arsitek dan 1 kontraktor) mengenai peran freehand drawing sebagai alat komunikasi untuk menyampaikan sebuah karya dalam presentasi dilakukan dan dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Melalui penelitian ini didapati bahwa peran freehand drawing bagi narasumber disikapi secara berbeda-beda, artinya tidak sepenuhnya freehand drawing disukai oleh semua orang untuk mempresentasikan karyanya kepada cilent mereka. | en_US |