• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2023 #SERIES 11
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2023 #SERIES 11
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    KARAKTER SPASIAL PERMUKIMAN TEPI SUNGAI Studi Kasus: Desa Tampelas Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah

    Thumbnail
    View/Open
    078 SAKAPARI 11_Nina Indria, Muhammad Iftironi, Hanifah Hestyas Khumaira.pdf (1.483Mb)
    Date
    2023-07-25
    Author
    Indria, Nina
    Iftironi, Muhammad
    Khumaira, Hanifah Hestyas
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Indonesia memiliki beragam permukiman yang terdiri dari permukiman daratan dan perairan. Permukiman perairan dimana masyarakatnya tinggal berdekatan dengan air seperti sungai, laut, danau dan sebagainya. Permukiman perairan banyak ditemui di Kalimantan karena banyaknya sungai sehingga masyarakat banyak melakukan kegiatan hingga menjadi sebuah budaya kehidupan perairan. Demikian pula di Desa Tampelas Kec. Kampingan, Kab. Katingan Kalimantan Tengah yang merupakan desa pinggir sungai. Pola permukiman yang terjadi di Desa Tampelas ini mengikuti aliran Sungai Katingan yaitu berada di bagian timur sungai. Persebaran permukiman ini mempengaruhi pola spasial dari permukiman Desa. Sehingga tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik spasial permukiman tepi sungai dengan studi kasus Desa Tampelas. Dengan metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif untuk identifikasi karakteristik permukiman. Penelitian ini hanya dilakukan di permukiman Desa Tampelas saja batasan sekitar 16 Km panjang dari sungai Katingan dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara, observasi, dokumentasi dan studi literatur. Karakteristik spasial permukiman yang terbentuk di Desa Tampelas ini disebabkan adanya sungai. Sungai digunakan sebagai alat transportasi utama bagi masyarakat antar desa maupun yang menuju kota. Sungai tersebut merupakan sungai yang membelah hampir kurang lebih 7 kecamatan. Seiring berjalanya waktu dengan bertambahnya banyaknya warga yang bermukim di Desa Tampelas sehingga terbentuknya satu sirkulasi yang mengikuti pemukiman yaitu jalan desa yang terbuat dari kayu dan bata sehingga aspek ini masuk kedalam elemen alam dari permukiman. Selain sungai, unsur alam yang ada di permukiman desa ini adalah adanya hutan gambut yang berada di seberang desa dan dikelola oleh masyarakat dengan cara dijaga dan dirawat. Unsur masyarakat dan sosial yang ada di Desa Tampelas yaitu adanya sejarah perpindahan permukiman masyarakat karena wabah penyakit, kemudian terbangun kembali desa yang baru hingga saat ini dengan berbagai macam aktivitas seperti sekolah, TPA, kumpul warga, dan rapat kelompok warga. Seiring adanya penambahan penduduk yang dipicu oleh mata pencaharian seperti mencari ikan, mencari rotan, dan juga menjaga hutan. Kondisi fisik yang dapat dilihat di Desa Tampelas meliputi rumah-rumah warga, fasilitas umum desa, sekolah hingga lapangan. Sedangkan pada rumah-rumah masyarakat yang berada di pinggir sungai terdapat ruang yang biasa dimanfaatkan seperti adanya tempat mandi di sungai (jamban), tempat menaruh sampan tempat dagang pinggir sungai. Rumah-rumah warga biasanya berbentuk seperti rumah panggung yang menggunakan material kayu ulin dan rengas yang tahan akan air sehingga aman ketika banjir. Terdapat 6 fasilitas umum desa, 3 fasilitas pendidikan, 1 area terbuka berupa lapangan, dan 1 pelaburan desa atau dermaga. Terdapat 2 jalur transportasi yaitu jalur air dengan sungai dan jalur darat yaitu jalan utama desa yang hanya terdapat di dalam permukiman. Karakter permukiman warga yang masih lengang dan tidak padat sehingga suasana pemukiman sangat leluasa dengan jarak antar rumah sekitar 1-6 meter.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/46931
    Collections
    • SAKAPARI 2023 #SERIES 11 [95]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV