MUSEUM ANJUNGAN IDRUS TINTIN SEBAGAI STIMULAN MASYARAKAT PEKANBARU UNTUK BERAKTIVITAS DI LAPANGAN PURNA MTQ
Date
2023-06-25Author
Nofkila Z, Garneta
Saptorini, Hastuti
Ramadhan, Evandry
Metadata
Show full item recordAbstract
Lapangan Purna MTQ merupakan kawasan yang awalnya dibangun untuk acara MTQ, sehingga kawasan ini memiliki beberapa sarana prasarana untuk dinikmati oleh pengunjung diantaranya Museum Anjungan Idrus Tintin. Museum Anjungan Idrus Tintin ini merupakan sebuah bangunan pertunjukan seni yang dijadikan sebagai tempat pagelaran berbagai macam karya seni dan bisa disewakan untuk acara tertentu juga menjadi icon dari Lapangan Purna MTQ, hal ini menjadi daya tarik bagi para pengunjung. Lapangan Purna MTQ ini masih digunakan untuk kegiatan keagamaan. Namun, seiring berjalannya waktu lapangan ini dialih fungsikan sebagai tempat untuk kegiatan kebudayaan, olahraga, rekreasi, area PKL, dan keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses placemaking pada Lapangan Purna MTQ juga mengetahui aktivitas, tempat dan pelaku yang ada di lapangan. Metode yang dilakukan oleh penulis pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan menekankan penelitian pengamatan terhadap suatu fenomena dan dokumentasi secara langsung. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Museum Anjungan Idrus Tintin menjadi stimulan dan memiliki proses placemaking yang paling berpengaruh pada lapangan dan menciptakan lima zona. Museum ini juga menjadi zona yang paling banyak memiliki kegiatan kebudayaan.
