• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Chemistry
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Chemistry
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Bioekstraksi Cinamaldehid dari Kayu Manis (Cinnamomum Burmannii) Sebagai Antioksidan dan Antibakteri melalui Fermentasi menggunakan Lactobacillus Plantarum

    Thumbnail
    View/Open
    21923005.pdf (227.7Kb)
    Date
    2023
    Author
    Anshori, Muhamad Andi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Sebagian besar antioksidan dan antibakteri yang ada saat ini, terbuat secara sintesis yang memiliki dampak buruk bagi kesehatan bila digunakan secara berlebihan. Kayu manis merupakan jenis rempah-rempah yang memiliki senyawa efektif sebagai agen antioksidan dan antibakteri kuat pada produk makanan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh fermentasi terhadap proses ekstraksi sinamaldehid dan mengevaluasi kemampuan dari bakteri Lactobacillus plantarum dalam meningkatkan aktivitas antioksidan dan antibakteri kayu manis (Cinnamomum burmannii) serta potensinya sebagai pengawet alami. Metode penelitian yang digunakan ialah dengan bioekstraksi menggunakan bakteri untuk mengekstrak senyawa aktif pada kayu manis, yang kemudian dikarakterisasi menggunakan GC-MS, di uji aktivitas antioksidan dan antibkaterinya serta diaplikasikan sebagai pengawet makanan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan kenaikan persen randemen ekstrak melalui proses fermentasi rata-rata sebesar 6,52%, jika dibandingkan dengan tanpa fermentasi sebesar 3%. Hasil uji aktivitas antioksidan dan antibakteri mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan sampel tanpa fermentasi dengan nilai IC50 tertinggi sebesar 18,43 ppm dan pada uji aktivitas antibakteri juga mengalami kenaikan zona hambat tertinggi sebesar 13 mm pada Staphylococcus aureus dan 11 mm pada Eshcerichia coli, dengan waktu fermentasi optimum selama 1 hari. Hasil karakterisasi GC-MS senyawa yang dominan pada sampel fermentasi selama 1 hari ialah Cinnamaldehyde sebanyak 82,08%. Hasil aplikasi sampel sebagai pengawet menunjukan bahwa sampel ekstrak fermentasi selama 1 hari mampu bertahan selama 5 hari dan lebih baik jika dibandingan dengan tanpa fermentasi maupun dengan pengawet sintesis.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/46890
    Collections
    • Master of Chemistry [63]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV