• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Psychology
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Psychology
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Manajemen Konflik Anggota Kepolisian Subunit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kubu Raya Kalimantan Barat dalam menjalankan Tugas

    Thumbnail
    View/Open
    19320265.pdf (149.8Kb)
    Date
    2023
    Author
    Anggraina, Fenna Nurhidayah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Konflik merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindarkan dalam dinamika organisasi terutama bagi lembaga kepolisian yang bertugas memberikan layanan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konflik yang dialami pada anggota kepolisian khususnya di Subunit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kubu Raya, Kalimantan Barat serta bagaimana manajemen konflik yang diterapkan untuk mengatasi konflik tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus dengan teknik analisis data deskriptif. Pengumpulan data diperoleh melalui proses wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan konflik personal yang terjadi pada anggota kepolisian berupa jam kerja yang tidak pasti dan tuntutan untuk selalu siap kapanpun membuat kehilangan waktu untuk diri sendiri dan keluarga. Konflik interpersonal yang terjadi yaitu adanya tuntutan masyarakat untuk menyelesaikan laporan secepatnya sedangkan terdapat prosedur yang membutuhkan waktu dan koordinasi. Gaya manajemen konflik yang diterapkan yaitu kompromi, kolaborasi, kompetisi dan menghindar. Kompromi diterapkan ketika berhadapan dengan masyarakat dalam menjelaskan fakta hukum. Kolaborasi diterapkan ketika melakukan pembagian tugas dalam proses penyidikan dan penyelidikan. Kompetisi diterapkan ketika menghadapi rekan kerja yang melakukan kesalahan. Menghindar diterapkan ketika menghadapi permasalahan personal agar tidak menghambat penyelesaian kasus. Penelitian ini menemukan adanya peran religiusitas dan dukungan sosial yang dapat meminimalisir dampak konflik yang dirasakan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/46839
    Collections
    • Psychology [2579]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV