• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Implementasi Metode SIX Sigma untuk meminimalkan Kecacatan pada Proses Produksi di UMKM Konveksi Pakaian

    Thumbnail
    View/Open
    19522013.pdf (3.180Mb)
    Date
    2023
    Author
    Putra, Muhammad Farras Absy
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Konveksi Ini Sablon merupakan UMKM yang bergerak pada sektor produksi pakaian. Produk yang dihasilkan dengan memanfaatkan sebagian besar lembaga UMKM berada di Tangerang selatan, Bandung dan Jakarta. Dapat dipahami bahwa perusahaan memiliki masalah dengan manipulasi yang sangat baik. Karena itu, pakaian yang rusak biasanya muncul di setiap manufaktur. Manipulasi kualitas adalah salah satu hal paling kritis dalam metode manufaktur. Peningkatan barang dagangan yang rusak dapat menyebabkan kerugian bagi perusahaan dan konsumen, oleh karena itu sangat penting untuk memiliki peralatan yang dapat dimanipulasi agar produktivitas meningkat. Agar tidak terjadi perubahan atas barang dagangan yang rusak atau bahkan penumpukan barang dagangan yang rusak. Salah satu teknik yang dapat digunakan untuk memanipulasi dengan baik adalah Metode Six sigma. Dalam penelitian ini, teknik Six sigma digunakan dengan tingkatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control) dalam mempelajari masalah yang terjadi. Berdasarkan studi yang dilakukan pada 4 jenis product defect, yaitu metode jahitan karet pakaian atau bizz pakaian, sablon, sambungan lengan, dan melar. Berdasarkan perhitungan, DPMO adalah 18034 dengan sigma 3,59, untuk hasil akhir UCL 0,09016 dan LCL 0,0541. terutama didasarkan sepenuhnya pada identitas penggunaan diagram fishbone paling dominan pada manusia dan teknik yang digunakan untuk pengembangan dilakukan dengan menggunakan teknik 5W + 1H. dan merencanakan alat bantu operator jahit dengan mendesain alat pendukung menggunakan metode QFD
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/46744
    Collections
    • Industrial Engineering [2835]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV