• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Psychology
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Psychology
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Kesepian dan Nomophobia pada Remaja Akhir di Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    19320162.pdf (65.78Kb)
    Date
    2023
    Author
    Anjarsari, Arifa Yekti
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Nomophobia (No Mobile Phone Phobia) dianggap sebagai fobia di zaman modern karena sebagai hasil dari seringnya interaksi antara individu dengan smartphone. Remaja adalah elemen yang selalu bersinggungan pada dunia informasi dan internet. Kesepian menjadi salah satu penyebab individu menggunakan smartphone secara berlebihan, karena dengan menggunakan smartphone dapat mengalihkan rasa kesepian namun menyebabkan kecenderungan nomophobia. Hipotesis penelitian ini yaitu terdapat hubungan positif antara kesepian dan nomophobia pada remaja akhir di Yogyakarta. Semakin tinggi tingkat kesepian pada remaja akhir, maka semakin tinggi pula tingkat nomophobia, begitu pun sebaliknya. Adapun beberapa kriteria secara menyeluruh dari populasi yang ada pada penelitian ini, yaitu: (1) Laki-laki atau Perempuan; (2) Berusia 18-23 tahun; (3) Memiliki smartphone; (4) Menetap di Yogyakarta. Partisipan dalam penelitian ini sebanyak 102 responden. Metode pengambilan sampel menggunakan Teknik non-probability sampling, yaitu purposive sampling. Skala nomophobia yang digunakan pada penelitian ini adalah skala No-Mobile-Phone Phobia Questionnaire (NMP-Q) yang dikembangkan oleh Yildirim dan Correia (2015). Skala kesepian yang digunakan skala University California Los Angeles (UCLA) Loneliness Scale Version 3 oleh Russell (1996). Analisis dalam penelitian ini menggunakan teknik korelasi parametrik Pearson yang menunjukkan terdapat hubungan positif antara kesepian dan nomophobia pada remaja akhir di Yogyakarta dengan nilai signifikansi r = .519, p < .001 dengan koefisien determinasi sebesar .269. Semakin tinggi tingkat kesepian maka semakin tinggi pula tingkat nomophobia yang dialami.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/46716
    Collections
    • Psychology [2579]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV