• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • New Submissions
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • New Submissions
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Biosintesis, Karakterisasi dan Formulasi Sediaan Serum Nanopartikel Emas menggunakan Reduktor dari Ekstrak Pegagan sebagai Pemutih Kulit

    Thumbnail
    View/Open
    21924008.pdf (13.52Kb)
    Date
    2023
    Author
    Fernenda, Larysa
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Nanopartikel memiliki potensi besar dalam aspek pengobatan dan kosmetik, salah satunya nanopartikel emas. Pegagan (Centella asiatica) merupakan salah satu tanaman herbal yang digunakan dalam dermatologi. Pada penelitian ini bertujuan untuk membuat sediaan kosmetika untuk pemutih kulit berbasiskan teknologi nanopartikel menggunakan bahan baku ekstrak pegagan sebagai bioreduktor. Karakterisasi nanopartikel emas yang dievaluasi meliputi perubahan warna, ukuran partikel, analisis gugus fungsi, dan morfologi nanopartikel. Formulasi sediaan serum disiapkan dengan menggunakan variasi basis serum carbopol kemudian di campurkan dengan nanopartikel emas ekstrak pegagan sebagai zat aktif. Evaluasi sediaan serum nanopartikel emas ekstrak pegagan meliputi uji organoleptis dan homogenitas, uji pH, uji viskositas, uji stabilitas dan uji antioksidan dan uji viabilitas sel. Nanopartikel emas ekstrak pegagan berubah warna dari kuning bening menjadi ungu, dengan panjang gelombang 526,40 nm. Ukuran partikel rata- rata adalah 81,60 nm ± 0,70 dengan nilai PI 0,32 ± 0,05. Morfologi menunjukkan segitiga, lingkaran, dan segi enam. Hasil uji evaluasi sediaan serum yaitu menghasilkan warna ungu transparan, bau lemah, tekstur agak kental, serta homogen. Nilai pH pada rentang 5,5 ± 0,4 dengan viskositas berkisar 1346 ± 0,0 cP. Uji stabilitas selama sebulan didapatkan semua formula tetap stabil dari pengamatan organoleptik, nilai pH, dan nillai viskositas. Hasil uji antioksidan pada uji DPPH diperoleh nilai IC50 sebesar 128,89 ppm dimana termasuk antioksidan sedang dan hasil uji viabilitas diperoleh IC50 lebih dari 90 μg/mL sediaan nanopartikel emas ekstrak pegagan tidak bersifat sitotoksik. Dari hasil yang diperoleh, disimpulkan bahwa nanopartikel emas ekstrak pegagan dapat diformulasikan menjadi sediaan serum yang memenuhi syarat kontrol kualitas dan tidak bersifat sitotoksik serta memiliki efek antioksidan serta sebagai pemutih kulit.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/46659
    Collections
    • New Submissions [138]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV