• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemical Analyst
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemical Analyst
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Validasi Metode Penentuan Kandungan Kafein pada Sampel Minuman Berenergi menggunakan Spektrofotometer UV-Visible

    Thumbnail
    View/Open
    20231053.pdf (10.18Kb)
    Date
    2023
    Author
    Suyanta, Putri Anggraeni
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Telah dilakukan validasi metode penentuan kadar kafein dalam sampel minuman berenergi dengan metode spektrofotometer UV-Vis. Kafein menjadi salah satu komposisi zat aktif yang terdapat didalam minuman salah satunya minuman berenergi sebagai suplemen kesehatan. Menurut SNI 01-7152-2006, kadar kafein pada minuman berenergi memiliki syarat mutu sebesar 50 mg/sajian. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kadar kafein yang terdapat dalam sampel minuman berenergi melalui validasi metode dengan variasi pelarut. Validasi metode pengujian yang dilakukan meliputi parameter linearitas, limit of quantification (LOD) dan limit of quantification (LOQ), presisi, akurasi (% Recovery), dan estimasi ketidakpastian pengukuran. Berdasarkan hasil perhitungan kadar kafein menggunakan pelarut akuades sebesar 83,35 mg/250mL dengan persamaan regresi yang didapatkan yaitu y = 0,0486x + 0,0077 dengan nilai koefisien determinasi (R2 ) sebesar 0,9991 dan koefisien korelasi (R) sebesar 0,9995; LOD sebesar 1,4966 mg/L; LOQ sebesar 4,9886 mg/L; %RSD sebesar 1,86%; %Recovery sebesar 107,58% dan estimasi ketidakpastian pengukuran sebesar 83,3533 ± 3,6914 mg/250mL. Sedangkan, hasil kadar kafein menggunakan pelarut metanol:akuades (50:50) sebesar 101,95 mg/250mL dengan persamaan regresi yang didapatkan yaitu y = 0,0435x + 0,0206 dengan nilai koefisien determinasi (R2 ) sebesar 0,9984 dan koefisien korelasi (R) sebesar 0,9992; LOD sebesar 1,8239 mg/L; LOQ sebesar 6,0798 mg/L; %RSD sebesar 1,23%; %Recovery sebesar 92,15% dan estimasi ketidakpastian pengukuran sebesar 101,9508 ± 4,0959 mg/250mL. Berdasarkan perhitungan kedua pelarut tersebut dapat dikatakan bahwa metode validasi penentuan kadar kafein dalam sampel minuman berenergi dengan menggunakan spektrofotometer UV-Visible dikatakan bahwa pelarut metanol : akuades (50:50) menjadi pelarut yang lebih baik dibandingkan dengan pelarut akuades.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/46491
    Collections
    • Chemical Analyst [453]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV