• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Electric Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Electric Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Sistem Pendeteksi Bencana Kebakaran Berbasis Internet of Things (Iot)

    Thumbnail
    View/Open
    16524084.pdf (1.554Mb)
    Date
    2023
    Author
    Aziz, Dimas Alim Ikhwan
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Peristiwa kebakaran bisa terjadi di mana saja mulai dari perumahan, kantor, jalan raya, pusat perbelanjaan, hutan, laut, jalan raya, kebun maupun persawahan. Kebakaran dapat menimbulkan kerugian yang sangat besar baik bagi pihak yang mengalami musibah maupun orang lain yang berada di sekitarnya. Kerugian ini dapat berupa kerusakan bangunan, terganggunya kegiatan usaha, rusaknya fasilitas umumbahkan sampai menimbulkan korban jiwa. Kebakaran bisa terjadi kapan saja dan banyak sekaliyang menjadi faktor penyebab dari kebakaran tersebut diantaranya korsleting listrik, penggunaan daya yang berlebihan karena lupa mematikan lampu, lupa mematikan kompor, kebocoran tabung gas, putung rokok, petasan, dan lain-lain.Proyek akhir ini direncanakan untuk membuat sebuah prototype sistem pendeteksi dini kebakaran yang menggunakan beberapa sensor antara lain pendeteksi api yaitu flame sensor, pendeteksi asap dengan sensor MQ-2 serta pendeteksi suhu dengan sensor DHT-11. Pada sistem pendeteksi kebakaran ini juga dilakukan beberapa pengembangan yaitu dengan menambahkan tindakan- tindakan penanganan awal untuk mengurangi bahaya yang ditimbulkan dari peristiwa kebakaran yaitu mengaktifkan buzzer sebagai peringatan bahaya kebakaran. Dan yang juga mengaktifkan LED sebagai indikator tindakan pemadaman api saat terjadi kebakaran.Data berupa perubahan kadar asap, apidan suhu pada gedung yang dibaca oleh ketiga sensor tersebut akan ditampilkan secara real-time ke smartphone menggunakan aplikasi Blynk dengan menggunakan modul komunikasi berupa ESP32 sehingga keadaan gedung dapat selalu dipantau. Dalam segi teknis, spesifikasi sensor MQ-2 bisa mendeteksi keberedaan sumber gasketika lebih dekat dengan sensor. Untuk sensor api mampu mendeteksi api yang sangat baik ketika berada pada jarak maksimum 100 cm sedangkan sensor DHT11 dapat mendeteksi dua indikator secara bersamaan yaitu kelembaban dan suhu. Pembacaan sensor api maksimal sejauh 250 cm, sedangkan untuk sensor asap kadar ppm jika melebihi 1500 maka sudah dianggap kebakaran. Untuk suhu jika nilai temperature berada diatas 45oC maka juga sudah dianggap kebakaran. Tampilan notifikasi pada Blynk berfungsi dengan baik sesuai dengan kondisi alat.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/46162
    Collections
    • Electric Engineering [904]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV