Show simple item record

dc.contributor.authorArdanto, Faizal Widyadhana
dc.date.accessioned2024-01-02T03:19:06Z
dc.date.available2024-01-02T03:19:06Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/46071
dc.description.abstractKejahatan kemanusiaan seperti perdagangan manusia dan kasus kekerasan sampai pada kehilangan nyawa yang terjadi terhadap para ABK (Anak Buah Kapal) Indonesia di tahun 2017 sampai pada tahun 2021, inilah mengapa pemerintah Indonesia di masa pak Joko Widodo mengeluarkan kebijakan moratorium untuk dapat melindungi para ABK Indonesia yang bererja di kapal China, tujuannya adalah untuk mengetauhi peran kebijakan luar negeri Indonesia terhadap china dalam kebijakan moratorium yang dilakukan untuk melindungi para ABK Indonesia yang bekerja di kapal asing China. Metode penilitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data mengunggakan studi literature, adapun hasil penilitian penanganan dan pengawasan ABK merupakan bagian penting dari upaya peningkatan pelayanan dan keamanan bagi TKI (Tenaga Kerja Indonesia) di luar negeri, dan berbagai perjanjian internasional lainya yang mengikat kedua negara tersebut untuk menghormati dan mentaati agar dapat melindungi para ABK yang bekerja di atas kapal. Penundaan moratorium untuk mengatasi perdagangan manusia yang terjadi pada ABK Indonesia di kapal asing China, moratorium dilakukan untuk dapat merekunstrisikan sistem hukum terhadap pengriman para ABK dan melindungi para ABK dari kejahatan kemanusian yang dilakukan diatas kapal asing China. Konsep National Attributes and Foreign Policy dalam penundaan moratorium terhadap kasus yang di alami ABK Indonesia di kapal asing China, terdapat 6 indikator yang mempengaruhi kebijakan moratorium dilakukan, ukuran wilayah, sumber daya alam, geografi, sistem politk, kekuatan militer, dan kekuatan ekonomi negara sebagai dasar penundaan moratorium terhadap kasus ABK Indonesia di kapal asing China, pada 6 indikator tersebut dengan konsep yang digagas oleh Hudson memberikan persetujuan bahwa moratorium terhadap ABK Indonesia yang bekerja dikapal asing China.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKebijakan Luar Negerien_US
dc.subjectMoratoriumen_US
dc.subjectABK Indonesiaen_US
dc.titlePenundaan Moratorium Pengiriman Tenaga Kerja Indonesia ke Tiongkok Dalam Rangka Mengatasi Perdagangan Anak Buah Kapal Oleh Pemerintah Indonesia pada Masa Pemerintahan Jokowi (2017-2021)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19323209


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record