Show simple item record

dc.contributor.authorMashudi, Mashudi
dc.date.accessioned2023-10-23T10:04:42Z
dc.date.available2023-10-23T10:04:42Z
dc.date.issued2018-01-31
dc.identifier.isbn978-602-450-237-9
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/45636
dc.description.abstractKajian morfologi masjid Jami’ Mlangi ini mendeskripsikan pengaruh ketokohan ta’mir menjadi salah satu faktor penentu perubahan perkembangan arsitektur masjid yang dikelolanya, dan faham keagamaan jamaah pemakmur masjid yang didalamnya menyangkut pula cara dan orientasi berfikir. Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan dengan pendekatan penelitian diakronik; dalam tinjauan genetik morfologi. Hasil kajian kasus masjid Jamik’ Mlangi yang diteliti dan tidak dapat digeneralisasi pada kasus lain, menunjukkan bahwa faham masyarakat tradisional yang dinamis walaupun dilingkungan pondok pesantren tradisional Nahdlatul Ulama dalam morfologi masjid tidak sepenuhnya mengikuti ciri khas arsitektur masjid tradisional pada umumnya. Artinya doktrin tradisionalitas masyarakat Nahdliyin tidak sepenuhnya menentukan morfologi arsitektur masjidnya, setidaknya tidak berlaku dilingkungan pondok pesantren tradisional masyarakat Mlangi.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.relation.ispartofseriesSIA 2018;
dc.subjectketokohan ta’miren_US
dc.subjectgenetik morfologien_US
dc.subjectmasyarakat tradisonal yang dinamisen_US
dc.subjectmorfologi arsitekturen_US
dc.titleMORFOLOGI MASJID JAMI’ MLANGIen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record