• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Vertigo Vestibular Perifer di RSUD Ibnu Sutowo Periode 2019-2022

    Thumbnail
    View/Open
    19711068 (37.20Kb)
    Date
    2023
    Author
    Pratiwi, Widya Yuriska
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Salah satu keluhan yang sering ditemukan dalam praktik klinis adalah pusing. Pusing mencakup banyak gejala yang luas, salah satunya vertigo. Vertigo merupakan gejala akibat dari gangguan pada sistem keseimbangan, baik di perifer maupun sistem saraf pusat. BPPV, vestibular neuritis, serta Meniere’s Disease adalah penyebab paling umum pada kejadian vertigo vestibular perifer. Berbagai faktor risiko dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya serangan vertigo vestibular perifer seperti usia, jenis kelamin, dan komorbid yang dimiliki oleh individu. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kejadian vertigo vestibular perifer dengan usia, jenis kelamin, migrain, dan diabetes melitus di RSUD Ibnu Sutowo periode 2019-2022. Metode penelitian: Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa rekam medis. Pengambilan data dilakukan di RSUD Ibnu Sutowo dan mendapatkan 96 sampel melalui kriteria inklusi dan eksklusi. Data yang didapatkan dianalisis dengan uji chi-square pada perangkat lunak SPSS 25. Hasil: Pada 96 pasien vertigo vestibular perifer di antaranya berusia < 50 tahun sebanyak 33.3%, usia ³ 50 tahun sebanyak 66.6%, perempuan sebanyak 63.5%, laki-laki sebanyak 36.4%, memiliki komorbid migrain sebanyak 4.1%, dan memiliki komorbid diabetes melitus sebanyak 1%. Pada penelitian ini, usia tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian vertigo vestibular perifer (p = 0,172). Jenis kelamin juga tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan vertigo vestibular perifer (p = 1,000). Migrain tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian vertigo vestibular perifer (p = 0,390). Diabetes melitus tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian vertigo vestibular perifer (p = 1,000). Kesimpulan: Usia, jenis kelamin, migrain, dan diabetes melitus tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian vertigo vestibular perifer di RSUD Ibnu Sutowo periode 2019-2022.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/45266
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV