• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Prewedding Syar’i Dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Pada Pelaksanaan Prewedding Syar’i di Kabupaten Temanggung)

    Thumbnail
    View/Open
    19421021 (3.974Mb)
    Date
    2023
    Author
    Anantiya, Lisa Ira
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Prewedding adalah foto atau video antara sepasang calon pengantin yang dilaksanakan sebelum adanya akad pernikahan dengan berbagai konsep yang mencerminkan bahwa sepasang calon pengantin tersebut akan melangsungkan pernikahan. Belakangan ini banyak sekali fotografer yang menawarkan konsep prewedding syar’i dengan cara kedua calon pengantin berfoto tanpa bersentuhan sedikit pun, tidak bermesraan, dan tidak berdekat-dekatan. Namun, dengan adanya konsep tersebut tidak lantas menjadikan perkara haram menjadi halal. Prewedding dinilai termasuk ke dalam perbuatan yang mendekati zina karena mengandung unsur ikhtilat dan khalwat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana konsep prewedding syar’i menurut pandangan hukum Islam dan mengetahui tentang pelaksanaan pre wedding syar’i pada wedding fotografer di Kabupaten Temanggung. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menjadikan 20 wedding fotografer sebagai informan penelitian. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis sosiologis. Sedangkan metode penelitian yang digunakan dalam skripsi yaitu metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prewedding syar’i termasuk perbuatan yang dilarang oleh hukum Islam, karena Allah dalam firman-Nya pada Q.S. Al-Isra’ (32) melarang perbuatan yang mendekati zina dan mengandung unsur ikhtilat dan khalwat. Hal ini pun dipertegas oleh hadits Rasulullah yang melarang perbuatan tersebut. Pada Kabupaten Temanggung, dari 20 fotografer didapatkan 48 kali pelaksanaan prewedding syar’i. Maka, dapat disimpulkan bahwa minat masyarakat Kabupaten Temanggung terhadap prewedding syar’i dinilai kurang tinggi. Dan banyak pula pendapat para tokoh masyarakat di Kabupaten Temanggung melarang adanya prewedding.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/45242
    Collections
    • Islamic Law [923]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV