Analisis Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian Oleh Apoteker di Puskesmas Mlati II Sleman
Abstract
Latar Belakang: Puskesmas menjadi fasilitas kesehatan pertama bagi pasien
sehingga kualitas pelayanan kefarmasian di Puskesmas harus terjaga. Pelayanan
kefarmasian bertanggung jawab langsung kepada pasien terkait dengan sediaan
farmasi untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. Kualitas pelayanan dapat
dikendalikan dengan monitoring dan evaluasi sehingga kepuasan pasien terjaga.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan
pasien dan hubungannya dengan karakteristik pasien terhadap pelayanan
kefarmasian oleh apoteker di Puskesmas Mlati II Sleman.
Metode: Penelitian ini termasuk dalam jenis analitik observasional dengan
metode cross-sectional yang dilaksanakan di Puskesmas Mlati II Sleman pada
bulan Februari-Maret 2023 menggunakan kuesioner yang dilakukan terhadap 140
responden. Data dikumpulkan untuk mengukur tingkat kepuasan pasien melalui
pertanyaan dengan kategori reliability, assurance, tangible, empathy dan
responsiveness. Analisis tingkat kepuasan pasien dilakukan dengan software
Microsoft Excel sedangkan analisis hubungannya dengan karakteristik dilakukan
dengan uji statistik chi-square.
Hasil: Analisis tingkat kepuasan pasien memperoleh hasil pada setiap dimensi
sebesar 84.90% (empathy), 84.20% (assurance), 83.15% (reliability), 82.56%
(responsiveness), dan 82.24% (tangible). Sedangkan analisis hubungan
karakteristik dengan tingkat kepuasan menghasilkan P value > 0.05 pada setiap
karakteristik.
Kesimpulan: Tingkat kepuasan pasien masuk dalam kategori sangat puas pada
setiap dimensi dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara karakteristik
pasien dengan tingkat kepuasan terhadap pelayanan kefarmasian oleh apoteker di
Puskesmas Mlati II Sleman.
Collections
- Pharmacy [1834]
