• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2020 #SERIES 7
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2020 #SERIES 7
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pemanfaatan Ruang Komunal Di Kawasan Dusun Gogik Ditinjau Dari Aspek Budaya Masyarakat

    Thumbnail
    View/Open
    PROSIDING SAKAPARI 7_12.pdf (824.9Kb)
    Date
    2021-02-20
    Author
    Ichsanul Amal, Diva
    Kunto Wibisono, Tony
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Dari fenomena Pembentukan placemaking di Dusun Gogik, Desa Girirejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, maka akan menjelaskan bahwa budaya adalah salah satu faktor yang dapat dihasilkan dalam wujud fisik, serta akan ada pembahasan mengenai Bagaimana pengaruh budaya masyarakat dalam pembentukan placemaking dan bagaimana proses masyarakat dalam memanfaatkan ruang komunal. Penelitian ini ditujukan untuk memastikan kembali hipotesis dari fenomena pembentukan placemaking didaerah tersebut bahwa fenomena placemaking terbentuk karena aktivitas manusia yang dipengaruhi oleh budaya yang sudah turun temurun mereka lakukan dari jaman nenek moyang mereka dimana dalam konteks kajian penelitian ini adalah tradisi saparan (termasuk pertunjukan wayang). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dari kajian penelitian ini didapat beberapa temuan dimana fenomena pembentukan placemaking terjadi karena aktivitas budaya yang dilakukan secara turun temurun, kemudian faktor yang mempengaruhi masyarakat dalam memanfaatkan tempat untuk melaksanakan tradisi adalah faktor sosial dan budaya serta keterbatasan lahan. Selain itu, budaya juga menjadi pertimbangan masyarakat dalam menentukan besaran ruang yang digunakan dalam melaksanakan tradisi. Maka kesimpulan yang didapat bahwa pemanfaatan ruang komunal oleh masyarakat dipengaruhi oleh faktor budaya yang dilakukan secara turun temurun serta adanya beberapa faktor yang mempengaruhi masyarakat dalam memanfaatkan ruang untuk melaksanakan tradisi budaya tersebut
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/43594
    Collections
    • SAKAPARI 2020 #SERIES 7 [79]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV