• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2020 #SERIES 7
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2020 #SERIES 7
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Efek Pandemi Covid-19 Terhadap Aktivitas Masyarakat di Ruang Publik Kabupaten Brebes

    Thumbnail
    View/Open
    PROSIDING SAKAPARI 7_3.pdf (893.0Kb)
    Date
    2021-02-20
    Author
    Sulthan Ilhami, Farid
    Sholihah, Arif Budi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Ruang publik merupakan elemen penting dalam sebuah kawasan karena salah satu wadah yang berfungsi sebagai tempat meleburnya manusia dari berbagai latar belakang dan tujuan berbeda dengan melakukan aktivitas yang beragam. Namun dengan adanya Pandemi Covid-19 di Indonesia, pemerintah mengeluarkan menerapkan peraturan 3M (Menjaga jarak, Menggunakan Masker, Mencuci Tangan) yang mengakibatkan aktivitas masyarakat di ruang publik menjadi terbatas demi meminimalisir penularan Covid-19 di Indonesia karena penularannya bisa melalui droplet sehingga dinilai berbahaya. Kajian berjudul Efek Pandemi Terhadap Aktivitas Masyarakat di Ruang Publik Kabupaten Brebes bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pandemi terhadap aktivitas masyarakat pada ruang publik yang berlokasi di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kajian ini menggunakan metode deskriptif dengan sajian data kualitatif. Kajian ini memiliki harapan sebagai output referensi studi kasus dalam bidang arsitektur di masa yang akan datang. Dari penelitian, dapat disimpulkan bahwa ruang publik di Kabupaten Brebes mengalami kenaikan pengunjung selama pandemi Covid-19. Hal ini disebabkan oleh pemberlakuan PPKM yang tidak maksimal, terlihat dari fasilitas publik yang belum sesuai dengan aturan menjaga jarak. Masyarakat juga masih belum menyadari pentingnya penerapan 3M. Oleh karena itu, pemerintah setempat perlu memperketat aturan 3M di ruang publik
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/43585
    Collections
    • SAKAPARI 2020 #SERIES 7 [79]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV