• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2021 #SERIES 8
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2021 #SERIES 8
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Model Penataan Permukiman Kumuh Dikampung Pucang Sawit Kota Surakarta

    Thumbnail
    View/Open
    PROSIDING SAKAPARI 8_16.pdf (1004.Kb)
    Date
    2021-08-14
    Author
    Ramadhani, Adinda
    Fajriyanto, Fajriyanto
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Permukiman kumuh masih menjadi masalah di kota Pucang Sawit Surakarta. Namun dalam upaya penanganannya disinyalir masih kurang memadai. Maka itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat Kekumuhan di Kelurahan Pucang Sawit Surakarta dan model penataan permukiman kuuhu di Kelurahan Pucang Swit Surakarta. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Pucang Sawit. Lokasi penelitian ini adalah seluruh warga yang teridentifikasi kumuh di Pucang Sawit Surakarta. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan memperoleh data sekunder yang mendukung pekerjaan Penyusunan data/Informasi Kawasan Kumuh Kelurahan Pucang Sawit pada instansi-instansi terkait. Secara umum penelitian bersifat deskriptif-evaluatif dengan menggunakan dua pendekatan yaitu pendekatan Behaviour Approach dan Architectural Appproach (Neer, 1999). Hasil peneliatian menunjukan bahwa Permukiman kumuh yang ada di Kelurahan Pucang Sawit, khususnya di daerah bantaran sungai Bengawan Solo muncul karena Faktor geografi lebih mengacu pada ketersediaan lahan yang minim untuk permukiman dan faktor ekonomi lebih menekankan pada harga lahan yang tinggi. Penataan pada koridor kawasan menjadi point utama dalam skenario pengembangan kawasan prioritas, begitu juga dengan penataan Gate sebagai gerbang masuk dan keluar dari kawasan prioritas, akan memberi kejelasan mengenai identitas kawasan dan orientasi. Penataan terhadap gate nantinya dilakukan dengan tujuan menciptakan kognisi dan pembentukan karakter visual kawasan.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/43519
    Collections
    • SAKAPARI 2021 #SERIES 8 [37]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV