• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2020 #SERIES 6
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2020 #SERIES 6
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perancangan Kawasan Multikultural Melalui Pengembangan Fasilitas Sosial Dan Ekonomi Di Kauman,Surakarta

    Thumbnail
    View/Open
    PROSIDING SAKAPARI 6_11.pdf (4.501Mb)
    Date
    2020-11-30
    Author
    Nurjanah, Firda
    Setiawan, Wisnu
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Konflik kerusuhan di Surakarta sudah terjadi sejak zaman Kolonial Belanda dan kembali terjadi pada masa Orde Baru. Pada masa Orde Baru, masyarakat Tionghoa menjadi sasaran, termasuk Tionghoa di Kauman. Pada masa ini, hubungan sosial antara masyarakat Tionghoa dan masyarakat Jawa terasa lebih dekat. Meskipun demikian, saat ini hubungan sosial antara masyarakat Tionghoa dan masyarakat Jawa di Kauman belum sepenuhnya terjadi. Adanya sejarah konflik, kekuatan ashabiyah dan kesenjangan ekonomi yang mencolok dikhawatirkan dapat memicu terjadinya konflik sosial dan menjadi alasan populer bagi orang-orang untuk menargetkan kelompok sosial tertentu. Ihwal seperti ini memunculkan sebuah pertanyaan mengenai bagaimana cara merancang desain kawasan perkotaan yang dapat meningkatkan ekonomi sekaligus menumbuhkan rasa memiliki, kohesi dan inklusi sebagai upaya pencegahan adanya konflik sosial. Artikel ini mempunyai tujuan untuk menggali gagasan perancangan fasilitas sosial dan ekonomi di lingkungan perkotaan melalui pemberdayaan masyarakat dan ruang bersama sebagai media interaksi serta komunikasi masyarakat multikultural. Metode yang digunakan yakni kualitatif deskriptif dengan cara observasi lapangan serta kajian literatur yang kemudian diaplikasikan dalam konsep desain. Hasil yang diperoleh berupa usulan desain fasilitas sosial dan ekonomi pada kawasan yang merespon konflik maupun multikultural.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/43454
    Collections
    • SAKAPARI 2020 #SERIES 6 [37]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV