Show simple item record

dc.contributor.authorFaiq F, Muhammad
dc.contributor.authorIchsanul A, Diva
dc.contributor.authorWaris B, Azrul
dc.contributor.authorAndhika P, Dwi
dc.date.accessioned2023-04-11T03:53:42Z
dc.date.available2023-04-11T03:53:42Z
dc.date.issued2020-11-30
dc.identifier.isbn978-602-450-582-0
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/43419
dc.description.abstractSetiap daerah memiliki kebudayaan dan ciri khas yang berkembang sesuai adat mereka termasuk kepercayaan yang dianut. Baik dari segi agama/ kepercayaan, pemerintahan, tata bahasa, kesusastraan dan tak lepas pula budaya berarsitekturnya. Dari budaya berarsitekturnya, Bali merupakan tempat yang paling kental pengaruhnya dengan kepercayaan, terutama agama hindu. Langgam arsitektur hindu lahir di atas landasan konsep spiritual di lingkungan adat istiadat di Bali. Oleh karena itu terdapat tidak sedikit bangunan yang memakai langgam arsitektur di Bali salah satunya Kantor Walikota Denpasar yang merupakan simbol dari pemerintahan tertinggi di Kota Denpasar. Selain menjadi pusat pemerintahan Kota Denpasar, Kantor Walikota Denpasar memiliki konsep dan bentuk bangunan berdasarkan arsitektur tradisional Bali yang masih mengakar kuat.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.relation.ispartofseriesSakapari 6;
dc.subjectkonsepsien_US
dc.subjecttri mandalaen_US
dc.subjectsanga mandalaen_US
dc.subjectarsitekturen_US
dc.subjectarsitektur balien_US
dc.titlePengaruh Konsepsi Tri Mandala Dan Sanga Mandala Terhadap Bangunan Kantor Walikota Denpasaren_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record