• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2020 #SERIES 5
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2020 #SERIES 5
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PENGARUH PENGHAWAAN ALAMI TERHADAP KENYAMANAN TERMAL MUSEUM AFFANDI YOGYAKARTA Kriteria Kenyamanan Termal Museum Affandi Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    PROSIDING SAKAPARI 5_52.pdf (1.244Mb)
    Date
    2020-02-02
    Author
    Millatina, Azka Nidaa
    Syafii, Nedyomukti Imam
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kenyamanan termal adalah tuntutan dasar manusia dalam berinteraksi dengan desain ruang / arsitektur. Penentuan kriteria kenyamanan termal dapat membantu perancang / arsitek dalam meningkatkan kualitas dan fungsionalitas serta pengalaman termal pengguna di lingkungan buatan. ISO 7730: 1994 menyatakan bahwa sensasi termal yang dialami manusia adalah fungsi dari parameter iklim (suhu udara, suhu radiasi, kelembaban udara, kecepatan angin) dan parameter manusia (aktivitas, pakaian), yang menjadi fokus penelitian ini. Program kerja kolaborasi penelitian ini pada dasarnya dibagi menjadi 2 fase kegiatan, yaitu mengukur dan memantau kondisi kenyamanan termal di lingkungan Galeri 1, Museum Affandi dan bertujuan akhir untuk memberikan rekomendasi perbaikan kondisi lingkungan termal Galeri 1. Metode penelitian dilakukan dengan cara mengambil data primer berupa pengukuran suhu udara di dalam dan luar ruangan, kelembaban relatif dan kecepatan udara selama 6 bulan. Pengukuran ini kemudian diverifikasi menggunakan metode kuisioner dengan menggunakan skala ASHRAE yang disederhanakan yaitu, 2 (panas) hingga -2 (dingin). Kuesioner diambil sebanyak 20 analisis data dengan indeks suhu efektif yang dapat diterima pengunjung berkisar antara 27-27,6 C dan 66,7% RH pada iklim tropis lembab. Dari hasil kuisioner setidaknya 75% responden merasakan hawa yang nyaman secara termal di galeri 3. Sementara di Galeri 1 87,5% responden memilih tidak nyaman. Toleransi kenyamanan termal pengguna dapat meningkat dengan adanya ventilasi alami dan langit-langit yang tinggi.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/43381
    Collections
    • SAKAPARI 2020 #SERIES 5 [52]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV