• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2022 #SERIES 10
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2022 #SERIES 10
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    EVALUASI KINERJA PENCAHAYAAN PADA BANGUNAN PUSKESMAS UNTUK MENUNJANG KONSEP BANGUNAN HEMAT ENERGI (Studi Kasus: Puskesmas Gondokusuman II, Yogyakarta)

    Thumbnail
    View/Open
    PROSIDING SAKAPARI 10_26.pdf (721.4Kb)
    Date
    2022-08-27
    Author
    Salimah, Andi Rafidah
    Setiawan, Agus
    Suryanti, Nopita
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penggunaan energi tak terbarukan secara berlebihan dapat menyebabkan krisis energi. Salah satu energi tersebut adalah energi listrik yang sering kita gunakan untuk sistem pencahayaan. Puskesmas Gondokusuman II merupakan salah satu puskesmas yang masih menggunakan pencahayaan buatan pada siang hari karena kurangnya pencahayaan alami yang masuk ke dalam ruang. Hal tersebut tidak searah dengan konsep bangunan hemat energi. Evaluasi pencahayaan Puskesmas Gondokusuman II dilakukan untuk mengetahui bagaimana kondisi pencahayaan eksisitingnya dan apakah sudah memenuhi standar serta bagaimana rekomendasi desain yang baik untuk pencahayaan yang hemat energi. Pada evaluasi pencahayaan Puskesmas Gondokusuman II, ruang yang akan dianalisis adalah ruang tindakan dan laboratorium yang memerlukan penglihatan detail. Evaluasi ini dilakukan dengan menggunakan DIALux. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pencahayaan alami eksisting pada kedua ruang tersebut masih di bawah standar (300 lux). Hal tersebut dikarenakan bukaan pada ruang masih belum efektif. Adapun pencahayaan buatannya sudah menggunakan lampu LED yang ramah lingkungan serta daya pencahayaan tidak melebihi batas. Rekomendasi desain untuk mengoptimalkan pencahayaan alami pada ruang tindakan adalah peluasan luas bukaan pada sisi barat dengan light shelf dan shading, sedangkan pada laboratorium direkomendasikan penggunaan skylight. Penerapan desain tersebut akan membantu dalam mengurangi penggunaan pencahayaan buatan pada siang hari dan mendukung konsep bangunan yang lebih hemat energi.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/43210
    Collections
    • SAKAPARI 2022 #SERIES 10 [38]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV