• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2022 #SERIES 10
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2022 #SERIES 10
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PENGARUH UKURAN JENDELA DAN WINDOW TO WALL RATIO (WWR) TERHADAP INTENSITAS PENCAHAYAAN ALAMI PADA RUANG KELAS (Studi Kasus: SDN 2 Mlati, Sleman, Yogyakarta)

    Thumbnail
    View/Open
    PROSIDING SAKAPARI 10_24.pdf (957.0Kb)
    Date
    2022-08-27
    Author
    Ikhsani, Intan Mahardika
    Sugini
    Fauziah, Isyrin Yus
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Isu mengenai global warming dan krisis energi semakin marak, salah satu upaya menangani hal tersebut adalah mengusung konsep sustainable architechture dengan pengoptimalan pencahayaan alami dengan meanfaatkan sinar matahari terutama untuk bangunan komersil seperti sekolah. Pencahayaan alami yang baik dapat mengurangi beban listrik dan menunjang konsentrasi serta semangat belajar di sekolah. Namun beberapa sekolah masih belum memenuhi kriteria tersebut, salah satunya SDN 2 Mlati di Sleman, Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran jendela dan window to wall ratio (WWR) terhadap intensitas pencahayaan alami dalam ruang kelas 3 SDN 2 Mlati yang digunakan sebagai sampel. Diharapkan penelitian ini akan didapatkan konfigurasi ukuran jendela dan nilai WWR yang optimal untuk diterapkan pada kasus bangunan lainnya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode simulasi menggunakan software Velux Daylight Visualizer 3. Dari hasil penelitian didapatkan 2 model yang memenuhi standar SNI yakni memiliki rata-rata intensitas cahaya sebesar 294,5 lux dan 300,6 lux namun masih belum maksimal dalam hal distribusi cahaya dalam ruang.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/43208
    Collections
    • SAKAPARI 2022 #SERIES 10 [38]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV