• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2022 #SERIES 9
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2022 #SERIES 9
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    KEHIDUPAN EMBUNG LANGENSARI YOGYAKARTA MELALUI PLACEMAKING

    Thumbnail
    View/Open
    PROSIDING SAKAPARI 9_26.pdf (976.3Kb)
    Date
    2022-03-05
    Author
    Khairunnisa, Adilah Nur
    Saptorini, Hastuti
    Fauzi, Hilmi Nur
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Embung Langensari sebagai ruang publik di pusat kota Yogyakarta, tidak hanya berperan sebagai penampung air hujan tetapi juga sebagai ekowisata. Aktivitas dominan yang menghidupkan embung tersebut adalah olahraga, berupa sepak bola dan joging. Placemaking tempat ini ditinjau dari hubungan pelaku aktivitas terhadap tempat beraktivitas, sehingga pengguna memiliki makna terhadap tempat yang menciptakan kehidupan. Adanya proses ruang menjadi hidup berdampak munculnya kepentingan ekonomi. Metode penelitian berupa kualitatif deskriptif dengan Indikator untuk mengetahui hidupnya embung berupa observasi dan wawancara pengguna dengan acuan 5 dimensi yaitu keakraban tempat, rasa memiliki tempat, identitas tempat, ketergantungan tempat, dan keberakaran tempat (Hammitt & Kyle, 2009). Hasil dari penelitian menemukan pengguna dalam memaknai tempat, sehingga dikatakan hidupnya ruang berdasarkan makna dari pengguna. Keakraban tempat berupa perasaan senang mengunjungi karena ruang mampu menyatu dengan kebutuhan, hadir diantara aktivitas keseharian di perkotaan. Rasa memiliki tempat dengan kunjungan setiap hari karena mampu menghadirkan ruang untuk mewadahi aktivitas. Identitas tempat berupa ruang terbuka dengan elemen air, yang hadir tidak hanya sebagai ruang terbuka tetapi juga untuk mewadahi aktivitas olahraga. Ketergantungan pada tempat berupa elemen air, luasan lahan, keberadaan vegetasi, dan fasilitas yang mendukung hidupnya ruang. Keberakaran tempat berupa tersedianya ruang pada pemukiman padat, mampu mewadahi berbagai aktivitas didalamnya khususnya olahraga.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/43196
    Collections
    • SAKAPARI 2022 #SERIES 9 [44]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV