• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2020 #SERIES 5
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2020 #SERIES 5
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    KAJIAN INTERIORITAS KOTA (Studi Kasus: Karet Tengsin, Tanah Abang. Jakarta Pusat)

    Thumbnail
    View/Open
    PROSIDING SAKAPARI 5_14.pdf (1.645Mb)
    Date
    2020-02-02
    Author
    Wisesa, Sangkan Paraning
    Maharika, Ilya Fajar
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Sebuah kontras dalam sebuah lingkungan yang ramai aktifitas dan memiliki intensitas sangat tinggi sangat sering terjadi. Sebuah peradaban terus berkembang dan berevolusi bukan hanya lagi sekedar seiring perkembangan teknologi dari zaman ke zaman, namun juga perkembangan kepadatan penduduk suatu wilayah. Perbauran kultur yang memulai membuat kultur baru dan mulai membuat dampak kesenjangan. Kesenjangan dan kurangnya interaksi salah satu faktor adanya sebuah kontras pada dua buah lingkungan yang berdampingan. Antara interior kota dan eksterior kota. Insularitas, dari sifat keinterioran dan eksterioran pada kasus ini adalah salah satu peran besar pemberi masalah. Sebuah kepadatan dan kesenjangan yang tumbuh oleh karena permukiman yang tidak lagi memberikan hak pemukimnya untuk medapatkan ekspresi wisata pada kawasan interior kota. Unsur-unsur permukiman yang hilang dan faktor yang membuat kesenjangan adalah banyakanya hanya intermezo dari aktivitas eksterior kota yang menganggu sifat keinterioran kota dari sebuah permukiman horizontal yang harusnya lebih privat dibanding sebuah eksterior kota yang menjulang/ vertikal. Karet Tengsin, Tanah Abang. Jakarata pusat adalah sebuah tempat yang paling kontras pada interior dan eksteriornya, maka dari itu banyak ekspresi perjalanan yang bisa dianalisa dan dipahami dengan sekuel perjalanan dari interior kota menuju eskterior kota.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/43155
    Collections
    • SAKAPARI 2020 #SERIES 5 [52]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV