• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2020 #SERIES 5
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2020 #SERIES 5
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    FAKTOR RUANG PUBLIK YANG MEMICU KEGIATAN BERPACARAN (STUDI KASUS : WADUK TAMBAK BOYO, KM 0 YOGYAKARTA, DAN LEMBAH)

    Thumbnail
    View/Open
    PROSIDING SAKAPARI 5_31.pdf (1.261Mb)
    Date
    2020-02-02
    Author
    Kharimah, Saffanah Nur
    Edrees, Munichy B.
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Ruang publik merupakan fasilitas yang dapat diakses 24 jam dan oleh siapa saja. Kegiatan yang terjadi di dalamnya pun beragam mulai dari kegiatan sosial sampai kesehatan. Kegiatan tadi mayoritas dilakukan pada pagi dan siang hari, berbeda ketika menjelang malam. Ketika malam hari, ruang publik sering berubah fungsi yang tadinya memiliki fungsi tempat untuk bersosialisasi menjadi tempat orang untuk berpacaran. Hal tersebut mengakibatkan penilaian negatif terhadap citra ruang publik ketika malam hari. Maka dari itu, penelitian ini digunakan untuk mencari faktor apa saja yang membuat orang memilih ruang publik menjadi tempat untuk berpacaran ketika malam hari. Sehingga ketika akan mendesain suatu ruang publik, arsitek dapat menggunakan faktor-faktor tadi menjadi pertimbangan dalam mendesain ruang publik bahkan menghindari faktor-faktor tadi. Metode yang digunakan ada dua yaitu dengan menganalisis hasil mengobservasi beberapa ruang publik di Yogyakarta seperti Waduk Tambak Boyo, Lembah UGM, dan KM 0 serta membagikan kuisioner terhadap pengguna yang menjadi sasaran penelitian. Hasil yang didapat bahwa yang faktor yang mempengaruhi yaitu hari, waktu, cuaca, suasana, fasilitasa publik, penerangan, dan layout ruang publik. Sehingga rekomendasai yang diajukan berupa pencahayaan, vegatasi, layout, dan juga keamanan.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/42978
    Collections
    • SAKAPARI 2020 #SERIES 5 [52]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV