• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2019 #SERIES 3
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2019 #SERIES 3
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PERBEDAAN BANGUNAN DAN FASILITAS PENDUKUNG PESANTREN DIPERKOTAAN DAN PERDESAAN (STUDI KASUS SMP IT ABUBAKAR YOGYAKARTA DAN SMA IT ABU BAKAR KULONPROGO)

    Thumbnail
    View/Open
    PROSIDING SAKAPARI 3_35.pdf (1.518Mb)
    Date
    2019-01-31
    Author
    Salsabil, Talitha
    Munichy
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Salah satu tujuan dari pondok pesantren adalah menciptakan kepribadian muslim yaitu kepribadatan yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan, berakhlak mulia bermanfaat bagi masyarakat atau berhikmat kepada masyarat. Diindonesia sudah banyak didirikan pondok pesantren, dari yang berada ditengah pemukiman warga atau pun jauh dari pemukiman warga. Salah satu contohnya yaitu SMP IT Abu Bakar dan SMA IT Abu Bakar. Sekolah ini berlokasi di 2 tempat, SMP nya berada di Umbulharjo dan SMA nya berada di Kulonprogo. Peraturan dan bentuk bangunannya juga berbeda-beda. Dari yang berjauhan dari pemukiman warga dan bertembok tinggi sampai yang berada ditengah pemukiman warga. Perletakkan ini juga berpengaruh terhadap pola prilaku santri. Konflik-konflik yang ditimbulkan juga berbeda antara pesantren yang berada dekat dengan pemukiman warga dan pesantren yang jauh dari pemukiman warga. Kawasan Umbulharjo yang letaknya berada di kota jogja dipenuhi dengan bermacammacam bangunannya sehingga tidak terdapat banyak lahan kosong didaerah ini. Komunitas yang ada di daerah ini juga beragam dari mulai pelajar, mahasiswa, pegawai kantor, pedagang, dan lainnya. Sedangkan di daerah Kulonprogo kawasan nya tidak sepadat di kota. Jarak antar bangunan juga tidak terlalu dekat. Dan komunitas di sana kebanyakan petani. Tentunya masing-masing peletakkan pesantren ini memiliki sisi positif dan negatifnya.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/42929
    Collections
    • SAKAPARI 2019 #SERIES 3 [47]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV