• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2019 #SERIES 3
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2019 #SERIES 3
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    KONSEP PELAYANAN DARAH TERKAIT TATA RUANG DAN LUASAN RUANG DALAM UNIT TRANSFUSI DARAH (Studi Kasus Rancangan Gedung PMI Kabupaten Ngawi)

    Thumbnail
    View/Open
    PROSIDING SAKAPARI 3_29.pdf (2.250Mb)
    Date
    2019-01-31
    Author
    Hartinah, Palidya
    Handoko, Jarwa Prasetya Sih
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    PMI hadir untuk memberikan bantuan pertama pada korban bencana alam dan korban perang. PMI mengedepankan konsep pelayanan darah bagi masyarakat dengan tujuan kemanusiaan khususnya melalui Unit Transfusi Darah (UTD). Studi kasus yang diambil adalah bangunan PMI Kabupaten Ngawi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan konsep pelayanan darah pada desain Gedung PMI Kabupaten Ngawi terkait tata ruang serta luasan ruang dan untuk mendapatkan rumusan efisiensi tata ruang dan luasan ruang pada bangunan PMI. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori organisasi ruang dan standar dari PerMenKes. Permasalahan yang diangkat pada penelitian ini adalah bagaimana penerapan konsep pelayanan darah pada desain gedung PMI Kabupaten Ngawi terkait tata ruang serta luasan ruang dan bagaimana bentuk ruang yang efisien sehingga dapat diterapkan terhadap gedung PMI agar memenuhi konsep pelayanan darah terkait tata ruang dan luasan ruang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian komparatif. Metode yang digunakan dalam proses pengumpulan data yang berkaitan dengan penelitian adalah observasi dan studi literatur. Metode analisis data didasarkan pada landasan teori yang kemudian diuji dengan studi kasus yang sejenis. Hasil evaluasi rancangan bangunan PMI Kabupaten Ngawi adalah belum memenuhi semua kriteria konsep pelayanan darah seperti luasan ruang tertentu. Namun untuk organisasi ruang sudah memenuhi parameter penilaian.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/42912
    Collections
    • SAKAPARI 2019 #SERIES 3 [47]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV