• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2019 #SERIES 3
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2019 #SERIES 3
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PERAN MATERIAL SELUBUNG BANGUNAN DALAM EFISIENSI ENERGI PADA BANGUNAN DI IKLIM TROPIS

    Thumbnail
    View/Open
    PROSIDING SAKAPARI 3_22.pdf (1.464Mb)
    Date
    2019-01-31
    Author
    Langit, Ayu Sekar
    Hendrawati, Dyah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Dalam merencanakan sebuah bangunan, hal yang paling penting menjadi perhatian utama adalah mengerti iklim tropis wilayah Indonesia. Pemahaman prinsip arsitektur tropis di Indonesia, sangat perlu untuk menciptakan bangunan dengan ruang-ruang yang nyaman dan sehat. Selain itu dengan mengantisipasi permasalahan dan memanfaatkan potensi iklim tropis lembab, akan didapatkan hal yang sangat penting, yakni penghematan energi, pelestarian lingkungan dan penghematan sumber daya alam. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk pengantisipasi iklim tropis di Indonesia adalah dengan memperhatikan kombinasi penggunaan material pada elemen selubung bangunan. Penelitian ini dilakukan dengan mengevaluasi pengaruh penerapan material selubung bangunan untuk mengetahui seberapa besar penurunan suhu yang terjadi dalam ruangan, dengan cara simulasi menggunakan software Ecotect. Simulasi ini menerapkan model bangunan 4 lantai dengan bentuk persegi panjang, panjang 35 m dan lebar 25 m, dan orientasi terpanjang bangunan terletak pada arah utara selatan. Selin itu material selubung bangunan yang digunakan adalah dinding bata, kaca, kayu dan ACP. Hasil simulasi pada penelitian ini ditunjukkan dengan adanya penurunan suhu, penurunan suhu paling optimal yang terjadi dari keseluruhan simulasi adalah sebesar 3,8 oC – 4,8 oC saat bangunan menerapkan perbandingan 1 : 0,5 dari keseluruhan permukaan bangunan untuk bukaan dengan material kaca dan juga diaplikasikan secondary skin material kayu atau ACP.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/42895
    Collections
    • SAKAPARI 2019 #SERIES 3 [47]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV