• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2019 #SERIES 4
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2019 #SERIES 4
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    STUDI KARAKTER RUMAH AMFIBI SEBAGAI SOLUSI BENCANA BANJIR DI TEPI SUNGAI CODE YOGYAKARTA

    Thumbnail
    View/Open
    PROSIDING SAKAPARI 4_9.pdf (1.044Mb)
    Date
    2019-07-27
    Author
    Sekararum, Erliananda
    Saptorini, Hastuti
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Paper ini bertujuan menemukan karakter rumah amfibi yang cocok untuk permukiman Sungai Code sebagai solusi atas bencana banjir, yang sampai saat ini masih bermasalah khususnya bagi permukiman di bantaran sungai. Isu ini mengan-cam keamanan, keselamatan, dan kenyamanan penghuni dalam beraktivitas sehingga model permukiman yang “fleksibel/adaptatif terhadap air” sangat dibutuhkan. Di be-berapa negara rumah amfibi merupakan solusi untuk mengatasi banjir karena dapat mengapung saat banjir datang dan kembali ke posisi normal saat banjir surut. New Orleans, Vietnam, dan Inggris merupakan pembangun rumah amfibi yang dijadikan precedent penelitian ini. Melalui kajian teoritik, publikasi, dan sejumlah contoh ru-mah amfibi yang telah dibangun, penelitian ini merumuskan kriteria rumah amfibi untuk diwawancarakan kepada Pemukim RT.5 dan 6 Kampung Jagalan Yogyakarta untuk dikaji kesesuaiannya. Wawancara dilakukan dengan metode quasi eksperimental yaitu dengan cara menanyakan pilihan rumah amfibi yang dianggap sesuai berbasis checklist dan gambar serta penjelasan langsung kepada sejumlah Pemukim RT.5 dan 6 Kampung Jagalan sebagai Responden yang tinggal di bantaran Sungai Code Yogyakarta. Hasil penelitian menemukan bahwa rumah amfibi diterima sebagai alternatif solusi mengatasi banjir. Namun, rumah-rumah amfibi yang dipilih Responden masih membutuhkan penyesuaian/pertimbangan, khususnya dengan kondisi/konteks alam banjir, sosial, dan ekonomi Pemukimnya. Pilihan material yang murah dan mudah didapat menjadi pertimbangan utama, serta mekanisme pem-bangunan yang manajable dilakukan mengingat medan permukiman yang relatif sulit diakses.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/42877
    Collections
    • SAKAPARI 2019 #SERIES 4 [50]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV