| dc.description.abstract | Indonesia merupakan salah satu penghasil kakao terbesar di dunia dengan produksi mencapai 713.378 ton
(BPS, 2020). Salah satu wilayah penghasil kakao ada di Jawa Timur adalah Pacitan sebanyak 2.254 ton tiap bulan
dalam sepuluh tahun terakhir (BPS). Melaui Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Dishutbun) Kabupaten Pacitan,
pengembangan kakao bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas kakao sehingga pada akhirnya
dapat meningkatkan pendapatan petani kakao di Kabupaten Pacitan.
Petani kakao dikembangkan guna meningkatkan produktivitas kakao untuk meningkatkan perekonomian
masyarakat dan produktivitas kakao di Jatim, khususnya di Pacitan, dalam bentuk rehabilitasi, dan intensifikasi
kakao (Kepala Dishutbun Pacitan). Pemprov Jatim mulai tahun 2006 melaksanakan pengembangan terhadap
lahan kakao seluas 400 Ha di Pacitan.
Selain itu, hasil potensi tersebut diimbangi dengan kebutuhan akan permintaan pasar mengenai hasil
olahan produk coklat yang meningkat 7% di Jawa Timur (Pemprov, 2019). Oleh karena itu, tujuan rancangan ini
bisa memfasilitasi dan mewadahi kegiatan tersebut yang dikemas secara rekreatif dalam arsitektur agar
pengunjung atau wisatawan lokal maupun inter lokal. | en_US |