Show simple item record

dc.contributor.authorM. IGBAL HATAMI
dc.date.accessioned2023-03-03T08:31:56Z
dc.date.available2023-03-03T08:31:56Z
dc.date.issued2023-01-05
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/42553
dc.description.abstractPerusahan industri manufaktur memiliki strategi tertentu untuk menciptakan produk yang berkualitas dengan tujuan meningkatkan daya saing produk di pasaran. Strategi industri perlu diterapkan agar suatu perusahaan dapat mencapai kinerja yang lebih baik dibandingkan perusahaan lain pada pasar atau industri yang sama (Awwad, et al., 2013). Salah satu produk dari PT.YPTI adalah mini pulsator yang memiliki rata-rata tingkat kecacatan produk pada 6 bulan terakhir melebihi standar dari perusahaan yakni 1% dari total produksi. Penelitian ini membahas tentang analisis risiko kualitas produk yang terjadi di line produksi PT. Yogya Presisi Tehnikatama Industri divisi plastic injection khususnya produk mini pulsator. Penelitian ini menggunakan pendekatan manajemen risiko dengan metode Quality Risk Management yang ditinjau dengan melakukan identifikasi risiko yang meliputi identifikasi risk event dan risk agent, analisis risiko dengan perhitungan kumulatift RPN (risk priority number), dan evaluasi risiko menggunakan pareto 80/20, diagram risk event, risk map, fishbone diagram, dan 58S. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 30 risk event yang 6 di antaranya merupakan risk event dominan dan 55 risk agent yang 21 di antaranya merupakan risk agent dominan. Terdapat 13 usulan strategi perbaikan yang kemudian dikelompokan ke dalam strategi 5Sen_US
dc.publisherUNIVERSITAS ISLAM INDONESIAen_US
dc.titleAnalisis Risiko Kualitas Produk “Mini Pulsator” Dengan Pendekatan Quality Risk Management Dan Pengelompokan Usulan Strategi Ke Dalam 5s Pada Divisi Plastic Injection Pt. Yogya Presisi Tehnikatama Industrien_US
dc.Identifier.NIM17522196


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record