• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perbedaan Rasio Neutrofil-Limfosit (Nlr) Pada Pasien Terkonfirmasi Positif Dan Negatif Covid-19 Di Rsud Muntilan Kabupaten Magelang

    Thumbnail
    Date
    2022-01-07
    Author
    Faza, Muhammad Muzaffar 18711112
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    COVID-19 merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh SARS-CoV-2 dan dinyatakan sebagai pandemi oleh World Health Organization (WHO) pada 11 Maret 2020. Diagnosis yang tepat dan cepat merupakan kunci dalam pengendalian COVID-19. Namun, diagnosis standar COVID-19, pemeriksaan NAAT, memiliki kekurangan, yaitu perlu waktu dan kapasitas yang terbatas. COVID-19 umumnya ditegakkan dengan diagnosis presumtif lainnya, seperti pemeriksaan hematologi. Rasio neutrofil-limfosit (NLR) merupakan salah satu biomarker inflamasi yang dapat digunakan sebagai diagnosis alternatif, prediktor prognosis pasien, dan stratifikasi gejala pasien COVID-19. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan NLR pada pasien positif-negatif COVID-19 serta mengetahui perbedaan NLR pada pasien COVID-19 sesuai dengan tingkat keparahan gejalanya. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik potong lintang menggunakan data sekunder yang diperoleh di RSUD Muntilan. Sampel diambil dengan teknik consecutive sampling dengan total sampel 282 orang. Variabel bebas penelitian ini adalah status konfirmasi PCR pasien COVID-19 dan tingkat keparahan gejala. Variabel terikat penelitian adalah NLR. Perbedaan NLR pada status konfirmasi dianalisis dengan uji Independent Sample T-test. Perbedaan NLR pada tingkat keparahan gejala dianalisi dengan uji Kruskal Wallis dan dilanjutkan uji post-hoc dengan uji Mann-Whitney U Test Hasil: NLR pada kelompok pasien positif COVID-19 (median: 4,63; min – maks: 0,55 – 55,44) tidak berbeda signifikan dengan NLR kelompok pasien negatif COVID-194,0 (median 4,0; min – maks 0,68 – 38,83) dengan p-value 0,136 (CI 95% -0,052 – 0,381). Uji Kruskal Wallis kelompok tingkat keparahan menunjukkan p-value 0,00. Uji post-hoc menunjukkan p-value 0,011 pada kelompok ringan-sedang; p-value 0,00 kelompok ringan-berat; dan p-value 0,00 kelompok ringan-kritis; p-value 0,00 sedang-berat; p-value 0,00 sedang-kritis; dan p-value 0,235 berat-kritis Kesimpulan: Nilai NLR tidak berbeda signifikan antara pasien positif dan negatif. Nilai NLR berbeda signifikan pada setiap kelompok keparahan: ringan, sedang, berat, dan kritis.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/39940
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV